Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar merasa dirinya lebih lelah dibandingkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf saat memimpin. Pasalnya ketika gubernur berkonflik dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), maka Nazar menjadi jembatan menyelesaikan masalah tersebut.
Hal demikian disampaikan Muhammad Nazar pada acara Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di kantor DPW PPP Aceh, Senin (6/2). "Saya paling capek dalam menjalankan tugas, seperti hubungan DPRA dengan gubernur ribut, itu saya lumayan baik,”katanya.
Nazar menjelaskan, selain memiliki hubungan baik dengan DPRA, dirinya juga menjalin hubungan yang akrab dengan pihak TNI dan Polri dalam menjalankan tugas memimpin rakyat.
Selain itu kata nazar, selama lima tahun menjabat, tiga tahun nazar lebih dominan dalam dalam menjalankan program. Sementara dua tahun setelah itu katanya Irwandi mulai memisahkan dirinya dari Nazar, sehingga seperti program JKA ditempel foto sendiri.
"Dekat Pilkada pak Irwandi mulai menggagas sendiri, padahal waktu merencanakan bersama-sama," ucap Nazar. "Padahal sudah saya sudah ajak berpasangan kembali, tapi beliau tidak mau," ungkap Nazar panjang lebar. []