Banda Aceh — Uji kelayakan anggota Komisi Informasi Aceh (KIA) masih mengambang. Padahal Tim Seleksi sudah menyelesaikan tugasnya dalam melakukan rekruitmen anggota KIA. “Nama-nama anggota KIA yang sudah lulus seleksi sudah disampaikan ke Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf,” kata salah seorang anggota Tim Seleksi, Mukhtarudin.
Kepada sejumlah wartawan, Senin (19/12) di Tower Cafee tadi pagi, Ia mengatakan 15 anggota KIA yang lulus seleksi itu adalah, Afrizal Tjoetra, Azwar Zakaria, Barmawi, Dedek Andri Pradhita, Fahmawati, Fahri Mirana, Fairus, H. Hamdan, Janalim Bangun, Khairullah, Liza Dayani, Muslim Daud, Rizal Muhammad, Saifuddin NH dan Zainuddin. T.
Nama —nama tersebut sudah dikirimkan ke Gubernur Aceh dan diteruskan ke DPRA untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.
“Nantinya dari 15 orang itu akan dipilih lima orang dan lima lagi cadangan,” pungkas Mukhtaruddin.
Untuk saat ini ada 13 provinsi di Indonesia yang sudah membentuk Komisi Informasi Publik (KIP). Tapi di Aceh seharusnya sudah dibentuk dengan semangat UU PA No. 11 dan berarti harus sudah dibentuk pada 11/11/2011, namun DPRA masih lambat merespon sehingga sampai sekarang masih mengambang.
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melalui suratnya nomor :480/22551 perihal penyampaian hasil seleksi calon anggota KIA untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakannya. Surat Gubernur Aceh itu sudah dikirimkan ke DPRA pada Juli 2011 lalu.
“Namun sampai saat ini DPRA belum juga melakukan uji kelayakan terhadap 15 anggota KIA tersebut,” kata Tasmiati Emsa salah seorang anggota Tim Seleksi yang lain.
Ketua Tim Fasilitasi, M. Azis mengatakan pemerintah Aceh bertugas hanya melakukan proses rekruitmen terhadap anggota KIA ini. Anggaran untuk rekrutmen dan penyeleksian anggota KIA ini melalui anggaran APBA Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp180 juta.
“Tugas kami sudah selesai dan hanya menunggu uji kelayakan dan kepatutan oleh DPRA,” kata Azis.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi A DPRA, Abdullah Saleh kepada The Globe Journal siang tadi mengatakan agenda DPRA sudah sangat padat, kegiatannya sambung menyambung sidang paripurna, perhitungan anggaran 2010, paripurna qanun dan pembahasan RAPBA tahun 2012. [003]