THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Varia»Perempuan Pedalaman Bireuen Dilatih Politik


Perempuan Pedalaman Bireuen Dilatih Politik
Muhajir Juli I The Globe Journal
Senin, 05 Desember 2011 00:00 WIB

Bireuen- Masyarakat gampong Bate Raya Kecamatan Juli yang meruapakan salah satu desa yang agak terisolir di Bireuen, mendapatkan pelatihan politik yang fasilitasi oleh Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, Senin (5/12) di meunasah gampong setempat.

Dalam pendidikan politik itu, sebanyak 20 masyarakat yang didominasi oleh perempuan mendapatkan pelatihan tentang Pemilukada Aceh, pemahaman korupsi dan bentuk-bentuk pelanggaran Pemilukada yang bisa dikategorikan dalam jenis korupsi politik.

Mukhlis Munir, koodinator GaSAK sekaligus fasilitator kegiatan tersebut kepada peserta mengatakan semua masyarakat baik tua maupun muda punya hak yang sama ikut serta dalam politik. Termasuk hak berpartisipasi  dalam Pemilukada Aceh.

Mukhlis juga mengatakan masyarakat harus berani menolak intervensi dari pihak-pihak lain terhadap hak politiknya. Sebab, merujuk pada aturan yang ada, semua warga negara mempunyai hak yang sama di mata hukum. Jadi masyarakat jangan takut bila ada terror dan ancaman yang menjurus pemaksaan agar memilih kandidat tertentu nantinya. Yang mendapatkan teror harus segera melapor ke aparat terdekat.

 

“Kita punya hak yang sama di mata hukum, termasuk dalam menentukan pilihan kandidat. Janga mau dipaksa-paksa. Bila ada yang meneror, maka segera laporkan ke aparat terdekat,” Kata Mukhlis di depan para peserta pelatihan.

 

Disela-sela kegiatan, kepada The Globe Journal, Mukhlis mengatakan kegiatan ini dilakukan oleh pihaknya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hak-hak politik mereka. Selain itu GaSAK juga menjelaskan regulasi-regulasi yang mengatur tentang Pemilukada di Indonesia dan Aceh.

 

Selain di Bate Raya, kegiatan serupa juga telah mereka lakukan di Pante Baroe Juli dan gampong Ule Jalan Peusangan Selatan.  Selain mendapatkan pendidikan politik, warga juga menyusun beberapa rekomendasi berupa tuntutan, yang akan disampaikan kepada kandidat gubernur Aceh maupun melalui tim sukses mereka yang ada di Kabupaten Bireuen.

Yusmiati (40) salah seorang peserta pendidikan mengatakan selain diberikan pemahaman terkait Pemilukada dan Korupsi, masyarakat juga menyusun beberapa butir ttuntutan dan harapan yang nantinya akan dikompilasi oleh GaSAK da kemudian diserahkan kepada kandidat untuk ditandatangani di atas materai 6000. tujuannya, agar kedepan masyarakat punya pegangan untuk menuntut gubernur Aceh hasil pemilihan kali ini bila tidak melaksanakan apa yang telah ditanda tangani.[003]

 

 







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close