THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Varia»Kepala BMKG Mata Ie : Tidak Benar Ada Ancaman Gempa Besar


Kepala BMKG Mata Ie : Tidak Benar Ada Ancaman Gempa Besar
Firman Hidayat | The Globe Journal
Rabu, 14 Desember 2011 00:00 WIB
Banda Aceh — Kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mata Ie, Banda Aceh, Syahnan kepada The Globe Journal, Rabu (14/12) mengaku isu yang berkembang bahwa bakal ada ancaman gempa besar itu tidak benar. “Sejauh ini selama Desember 2011 belum ada kejadian gempa di Aceh,” katanya. 

Sebagaimana yang dilansir dari Harian Suara Karya, Rabu (14/12) menyebutkan berbagai kalangan meminta masyarakat tidak resah dan panik menyusul informasi yang disampaikan Staf Ahli Presiden RI Bidang Bencana Alam, Andi Arief bahwa Bali, Jawa hingga Sumatera bakal diguncang gempa 7 skala richter (SR). Informasi itu tidak mengherankan hanya saja tidak dapat diketahui kapan datangnya. 

"Siapa pun ahli ilmu kebumian tidak heran dengan informasi itu. Dan, ahli kebumian Indonesia sudah paham karena memang di situ tempat tabrakan antar lempengan bumi. Persoalannya, tidak satu pun yang tahu kapan datangnya," ujar Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI Dr Ir Hery Harjono.

Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Kementeriaan Sosial Drs Moch Helmi dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Drs Arfan Arkili menyatakan hal senada, seraya meminta masyarakat tenang.

Seharusnya, kata Hery, Andi Arif menyampaikan informasi ini didukung data-data penelitian, agar masyarakat punya kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi.

"Seorang staf ahli presiden seharusnya lebih ikut aktif dalam mengedukasi masyarakat dan menjalankan fungsi advokasi kepada pemerintah. Bukannya mengambil alih tugas para ahli dan pakar tsunami karena latar belakang keilmuannya bukan di bidang kegempaan ataupun tsunami. Pernyataannya itu bisa membuat resah masyarakat yang tinggal di kawasan pantai," ujar Direktur Eksekutif Kogami Patra Rina Dewi.

Terkait prediksi itu, untuk kesekian kalinya Kantor Staf Khusus Bidang Bencana Alam yang dipimpin Andi Arief merilis informasi tentang gempa. Warga diminta tidak panik apabila tersiar kabar akan ada gempa yang melanda kawasan Bali-Jawa bagian selatan hingga Sumatera Barat.

Tim Andi Arief menyampaikan hal itu setelah mendapat informasi dari pakar gempa Dr RJ Robert PhD melalui NextEartquake.com. Informasi itu kemudian oleh tim Andi Arief disampaikan dalam siaran pers, Selasa (13/12).

Ketua BMKG Stasiun Mata Ie, Provinsi Aceh, Syahnan mengaku tidak percaya seorang staff Presiden RI itu ngomong soal prediksi bencana. “Itu hanya isu saja, seperti isu yang pernah beredar di Lhokseumawe, hingga akhirnya isu itu tidak benar,” kata Syahnan saat dihubungi The Globe Journal. 

Saat ditanyai kondisi sirene tsunami yang dipasang dibeberapa titik di Aceh diakuinya masih hidup dan setiap belum dilakukan perawatan terhadap alat tersebut oleh Tim BMKG Pusat. [003]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close