Jakarta — Natal 2011 kali ini sepertinya akan dipenuhi dengan hal-hal yang tak terduga. Seperti halnya Front Pembela Islam (FPI) yang mengaku siap mengawal perayaan Natal demi kelangsungan keamanan masyarakat.
"Ini sudah rutin setiap tahun FPI selalu diajak untuk menjaga kondusifitas. Kami sebagai warga masyarakat wajib untuk menjaga keamanan agar tenang dan damai,'' tegas Ketua Umum FPI Habib Rizieq, di Jakarta, Kamis (22/12).
"Kalau polisi dan Satpol PP merasa kurang, kami juga dapat turun menjaga kemanan di wilayah Jakarta. Tapi kalau sudah cukup, maka kami cukup mengamankan wilayah masing-masing."
Lebih lanjut, ia pun menegaskan bahwa umat Islam dilarang untuk mengganggu ibadah natal. Ormas-ormas Islam menurutnya, tidak antitoleransi dalam keagamaan.
"Umat Islam haram mengganggu ibadah agama lain. Tapi umat Islam juga tidak dapat turut merayakannya, karena itu mencampuradukkan agama," ujarnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S. Rajab mengungkapkan pihaknya menggandeng organisasi kemasyarakatan untuk turut menjaga keamanan Hari Raya Natal. []
(Yul-Media Indonesia)