THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Varia»Genjot Penjualan, DELL Terapkan Mobile Workforce


Genjot Penjualan, DELL Terapkan Mobile Workforce
Jum`at, 20 Januari 2012 00:00 WIB
 

 

Jakarta - Fokus pada support dan services, Dell Indonesia menerapkan cara kerja mobile workforce.

Pieter Lydian, Director and Country Manager Dell Indonesia, menjelaskan mobile workforce menjadi strategi kerja perusahaan untuk fokus pada pelanggan. Bentuk kerja ini sesuai dengan target Dell Indonesia pada tahun ini untuk berkonsentrasi pada support dan services. Mobile workforce merupakan cara berpikir karyawan untuk bekerja tanpa terikat pada ruangan.

“Efisiensi kerja dengan pola kerja ini dua kali lipat dari produktivitas. Karyawan kami kerahkan untuk fokus ke pelanggan dengan cara ini,” katanya di Jakarta Kamis 19 Januari 2012.

Sekitar 70 karyawan Dell Indonesia saat ini tidak harus datang ke kantor saban hari. Hanya pada Jumat mereka wajib datang ke kantor untuk rapat koordinasi. Para karyawan lebih banyak bertemu pelanggan di luar kantor untuk memasarkan layanan support dan services Dell. Investasi pada layanan ini lebih dari 50% dari total investasi Dell Indonesia.

“Layanan jasa sangat penting bagi market Indonesia. Support akan jadi landasan basic services yang membedakan layanan Dell berbeda dari layanan lainnya,” ujar Pieter.

Services ditujukan bagi konsumen, usaha kecil dan menengah, serta korporasi. Pada tahun lalu services Dell Indonesia lebih besar untuk korporasi skala menengah dan premium serta usaha kecil dan menengah. Adapun pada tahun ini perusahaan akan fokus menggarap layanan untuk konsumen.

Selain itu, Dell Indonesia fokus merambah solusi, yakni server dan storage. Jasa konsultasi komputasi awan pun disediakan. Layanan dan solusi menjadi prioritas Dell Indonesia di samping melego desktop, notebook, dan tablet.

“Kami melihat market Indonesia sangat potensial. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi menjadi sinyal besarnya market di sini,” tutur Vice President and Managing Director Asia Selatan dan Korea Ng Tian Beng.

Mobile workforce yang diusung Dell Indonesia diwujudkan dengan perluasan ruang kantor sebesar 500 m2 sebagai tempat rapat karyawan. Total ada 15 ruang rapat disediakannya.

“Ini sebagai bentuk brand awareness Dell di Indonesia. Juga merupakan bentuk komitmen kami,” kata Beng.

Menurut Pieter, mobile workforce saat ini belum diterapkan banyak perusahaan di Jakarta. Padahal, cara ini dapat meningkatkan produktivitas perusahaan, terutama perusahaan yang fokus pada penjualan, pemasaran, perdagangan, dan konsultasi.

Terkait dengan tablet Latitude ST yang baru dirilis bulan lalu saat ini diuji coba perusahaan dari saran customer perbankan. Menurut Pieter, bank berminat dengan produk tersebut untuk dijadikan sebagai media mencari nasabah.

“Customer bank yang lagi antre di teller dapat didekati bagian kredit misalnya. Orang di bagian kredit itu membawa tablet untuk memasarkan produk bank ke customer yang sedang antre itu. Ternyata itu kebutuhan bank yang menjadi masukan bagi kami,” paparnya.

Kebutuhan ini, lanjut Pieter, merupakan peluang Dell untuk memasarkan tablet PC tersebut ke bank. Awalnya, Lattitude ST ditujukan bagi profesional dengan mobilitas tinggi. Tablet menjalankan operating system Windows 7 dengan prosesor 1,5 GHz Intel Atom. Dia dilengkapi USB, SD card, dan port HDMI, dan pendukung stylus. 

Tablet dengan layar 10 inci HD multitouch ini dilengkapi docking station opsional yang memungkinkan pengguna memakai tablet sebagai komputer desktop. Selain itu, Dell menambahkan  fitur keamanan termasuk  kemampuan remote wipe dan dukungan untuk enkripsi perangkat.

[001-Bisnis]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close