THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Varia»Geng Motor Kembali Berulah di Medan


Geng Motor Kembali Berulah di Medan
Senin, 06 Februari 2012 00:00 WIB
Medan - Upaya keras Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga untuk memberantas aksi geng motor ternyata hanya hanya isapan jempol saja. Walaupun polisi telah melakukan segala upaya untuk menekan riang gerak seperti menggelar razia dan himbauan pencegaan geng motor  melalui sekolah-sekolah tetapi tetapi tetapa saja disana-sini ulah geng motor tetap terjadi.

Kini Kapolresta Medan Kombes Tagam akan segera mengakhiri tugasnya dan digantikan oleh Kombes Monang Situmorang. Warga Medan berharap agar  impian Tagam untuk memberantas geng motor akan dilanjutkan oleh penerusnya.

Seperti yang terkadi tadi malam.Para geng motor kembali membuat onar di Kota Medan. Akibatnya sebanyak 19  anggota geng motor diamankan petugas Polsekta Medan Sunggal.

Ke-19 remaja itu diamankan karena telah membuat onar di sekitar kawasan Jalan Kenanga, Medan Selayang, sehingga dapat meresahkan warga.

Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Medan Sunggal Komisaris Polisi (Kompol) M Budi Hendrawan membenarkan  pihaknya telah mengamankan 19 remaja diduga anggota geng motor.

"Karena diduga anggota geng motor, jadi diamankan. Lagi pula sudah membuat onar di dekat rumah warga situ (Jalan Kenanga)," jelasnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Ke-19 remaja yang diduga anggota geng motor yakni  Arif Budiman Hutapea dan Obet Surya Hutapea, dari Group Malorka (Masyarakat Lorong Keraton). "Mereka ditangkap di toko roti mawar, titik kumpul di Lorong Karto," ujar Budi.

 Selanjutnya, Hary Anugrah, Febri Agung Prasetya, Yudha Adi Pratama dari Group Wanted (Warga Negara tapi Edan). "Mereka menggunakan dua sepeda motor, ditangkap di toko roti mawar, titik kumpul di depan SMK Negeri 5 Medan," ucapnya. Lalu, Johanes Pasaribu, Steven Simanjuntak, Erikson Lb Batu, Samson Panjaitan, Mhd Roni, Yonatan Haryadi, Rizky Silaen, Pipiando Banjarnaor, Rahmad, Ali Muksin, Firmansyah Agung, Rio Genhard Gultom, Nichola S Andreas, dan Kiki Afrizal dari Group Pak Yan Brotherd Hood (PYBH). "Kalau mereka mengendarai 7 sepeda motor, titik kumpul di depan SMK 8," tambahnya.

Dikatakan mantan Kapolsek Pancur Batu ini, ke-19 remaja yang diduga geng motor ini akan dilakukan pendataan untuk mengantisipasi aksi susulan agar tidak terulang kembali. "Kita datakan, panggil orang tuanya dan membuat pernyataan untuk menjamin tidak akan mengulanginya lagi," ungkap Budi. (MNA-WOL)






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close