SerambiVariaBanjir Genangi Lhoksukon dan Matang Kuli
Banjir Genangi Lhoksukon dan Matang Kuli
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Jum`at, 13 Januari 2012 00:00 WIB
Aceh Utara - Hujan deras yang terus mengguyur kawasan Aceh Utara dan sekitarnya sejak sepekan ini, mengakibatkan sungai Krueng Kreuto nyaris meluap. Namun, kecamatan Lhoksukon dan Matang Kuli, Aceh Utara, sejak dini hari tadi sudah digenangi banjir luapan dari saluran drainase, Jum'at (13/1). Berdasarkan keterangan yang diperoleh The Globe Journal dari salah seorang warga, banjir tersebut mulai naik dini hari tadi pukul 05.00 wib.
''Banjir ini tak asing lagi bagi kami, akibatnya kami lelah dan resah dengan banjir seperti ini yang selalu datang,''ungkap salah seorang pedagang bumbu dipasar Lhoksukon Udin (35) yang kedainya juga ikut direndam banjir setinggi lutut orang dewasa. Udin berharap pihak kecamatan setempat dapat segera merealisasi persoalan ini.
Amatan The Globe Journal siang tadi di lokasi, banjir itu menggenangi pasar inpres Lhoksukon, ditambah lagi dengan aroma tak sedap yang muncul dari genangan air tersebut, sedangkan debit air terus bertambah. Sementara itu, Camat Lhoksukon Drs. Naikalias Sadakata, yang ditemui The Globe Journal diruang kerjanya, menjelaskan, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Kebersihan Aceh Utara untuk segera menangani saluran drainase yang disumbati sampah. ''banjir ini diakibatkan oleh saluran drainase yang kian tersumbat. Dan kami juga telah usulkan pada Dinas Kebersihan Aceh Utara untuk menanggapi persoalan ini''. Ungkap Naikalias, sembari menambahkan, bahwa pihaknya akan segera mengatasi persoalan ini.
Tak hanya di Lhoksukon, banjir setingi lutut orang dewasa juga menggenangi kawasan Matang Kuli sejak dini hari tadi akibat meluapnya air sungai Krueng Kreuto. ''Saya tidak tahu persis pukul berapa banjir ini datang. Yang jelas ketika saya bangun tidur air sedang memasuki rumah saya,'ungkap salah seorang warga di Matang Kuli yang sedang sibuk mengemasi barang berharga miliknya.