London — Keahlian fotographi saat ini tidak saja hak veto para fotographer professional yang memiliki lisensi tertentu. Fotography saat ini juga sudah dilakoni oleh berbagai masyarakat baik tua, maupun muda, meskipun sekedar berbekal kamera telpon genggam.
Karena perkembangan teknologi yang begitu pesat, telpon genggam yang dilengkapi dengan fasilitas penangkap gambar visual tersebut malah menjadi momok bagi masyarakat luas. Saat ini perkembangan teknologi kamera mampu menciptakan aplikasi smartphone tak mengeluarkan suara. Akibatnya hal itu memicu peningkatan fotografi ‘cabul’ (tak pantas-Red) sebesar 60%.
Sebagian besar smartphone berkamera akan mengeluarkan suara. Tujuannya mencegah kamera smartphone digunakan mengambil gambar orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
Gelombang besar aplikasi ini menjadi dalang di balik melonjaknya fotografi tak pantas di Jepang. Di 2011, terdapat 1.741 insiden terkait penggunaan aplikasi ini.
Para pengguna aplikasi ini bisa berpura-pura sedang SMS atau mengetik email. Padahal sebenarnya mereka mengambil foto orang lain tanpa sepengetahuan orang tersebut.
Lebih parah lagi, saat ini ada lusinan aplikasi sejenis beredar di Android Market dan iTunes Store. Para akademisi Jepang pun mengkhawatirkan aplikasi semacam ini karena bisa digunakan untuk kejahatan.
Nah, hati-hati Anda bisa difoto kapanpun dan dalam kondisi apapun oleh siapa aja yang punya pemikiran tak pantas. []
(Yul-Inilah)