
Banda Aceh — Independent Research Institute (IRI) memperkenalkan alat tes sidik jari (Fingerprint) bagi anak-anak yang belajar pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Demikian dikatakan oleh Boy Nasruddin Agus kepada The Globe Journal, Rabu (08/6) ketika melakukan presentasi alat tes tersebut di PAUD Aisyiah Balai Sakinah, Lambaro Skep Banda Aceh.
Boy, begitu panggilan akrabnya mengatakan presentasi dan pemeriksaan kecerdasan anak melalui alat tes sidik jari itu kerjasama IRI dengan STIFIn Finger Print Banda Aceh. “Tahap awal ini secara perdana kita lakukan di PAUD Aisyiah, kemudian dilanjutkan ke sekolah PAUD yang lain yang ada di Banda Aceh,” tukas Boy.
Sedikitnya puluhan anak-anak sudah dilakukan pemeriksaan kecerdasannya melalui alat ini yang disaksikan oleh guru dan orang tua wali di sekolah tersebut. Kegunaan alat ini menurut Boy adalah untuk mengukur potensi dan bakat berdasarkan perangkat keras otak si anak. Tes STIFIn ini bisa digunakan untuk memetakan mesin kecerdasan dan kepribadian seseorang cukup dengan mengambil sidik jari.
Alat tes ini juga bisa digunakan untuk orang dewasa sebagai cara mudah untuk sukses melalui pilihan profesi, karir, sekolah, jalur pengembangan lain dan hubungan sosial khususnya parenting dan partner.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas