Banda Aceh - PT. Indosat Mega Media (IM2) akan memprioritaskan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di seluruh Aceh secara bertahap. Account Manager PT. Indosat Aceh, Rulian kepada The Globe Journal, Rabu (27/7) siang tadi mengatakan target Indosat Mega Media ke depan adalah untuk jangkauan internet yang lebih luas di Aceh dengan membangun BTS — BTS yang broadbandnya 3,5G atau HSDPA.
Dia menambahkan konsumsi internet Indosat Mega Media (IM2) ada dua yaitu 3G broadband dan Dedicate Perusahaan. Sementara itu pengguna IM2 di Banda Aceh diperkirakan jauh diatas 11.000 user, belum lagi user yang berada di Kota Lhokseumawe. Saat ini ada tiga kabupaten yang telah terjangkau broadband 3,5G dan HSDAP, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Lhokseumawe.
Terkait dengan BTS Indosat, Ruli mengatakan ada 17 BTS 3,5G atau HSDPA yang sudah terpasang di tiga kabupaten tersebut. Rinciannya 15 BTS ada di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dan 2 BTS lagi ada di Kota Lhokseumawe. Sedangkan untuk BTS-BTS lain Indosat yang hanya memiliki broadband GPRS dan 3G itu sudah menjangkau 23 kabupaten kota di Aceh.
“Namun kedepan kami akan fokus membangun BTS untuk broadband 3,5G atau HSDPA dengan kecepatan 7,2 Mbps,” kata Ruli. Bandwidth yang dimiliki BTS 3,5G HSDPA itu paling besar hingga 32 MB dan paling kecil mencapai 8 MB.
DIkatakannya jumlah kartu perdana internet IM2 pada tahun 2010 lalu sudah terjual sebanyak 23.000 unit, sedangkan untuk tahun 2011 ini, pihaknya sedang melakukan perhitungan setiap enam bulan sekali dalam satu tahun. Masih menurut Ruli, target pemasangan BTS internet IM2 hingga tahun 2012 mendatang adalah untuk kawasan Bireuen, Langsa, Meulaboh dan Kota Sigli. PT. Indosat Mega Media merupakan penyedia jasa khusus internet dan multimedia.
Pembangunan BTS 3,5G atau HSDPA ini dilakukan sejak tahun 2009. Kawasan pertama yang dibangun adalah Kota Banda Aceh dengan 10 BTS, kemudian tahun 2010 bertambah 5 BTS lagi di Banda Aceh dan Aceh Besar serta 2 BTS untuk Kota Lhokseumawe. “Totalnya ada 17 BTS yang sudah terpasang dengan broadband 3,5G atau HSDPA,” kata Ruli.
Dia melanjutkan, pengguna internet di Aceh akan semakin meningkat. Menurut data The Globe Journal yang bersumber dari MCIT Indonesia disebutkan pada tahun 1998 pengguna internet di Indonesia hanya berjumlah 512 orang, kemudian setiap tahun bertambah hingga tahun 2010 sudah mencapai 50.000.000 pengguna internet di Indonesia.