Jakarta — Di Indonesia, Proton Club Indonesia sudah sangat terkenal di kalangan pengguna mobil buatan Malaysia itu. Menariknya, sub-klub pecinta Proton ternyata berkembang pesat di RI.
Klub bernama The Persona Club Indonesia(TPCI) ini merupakan sub-klub komunitas pengguna Proton yang tergabung Proton Club Indonesia(PCI). Klub ini berdiri pada 14 Agustus 2011 lalu di Jakarta.
Klub ini mengaku tak mudah membuat sebuah klub terus berkembang, terlebih di saat pengguna Proton Persona (Gen 2 Persona dan Persona Elegance) bisa dibilang sedikit. Namun Presiden klub TPCI Salman Farouk Al Hakim yakin, klub ini bisa terus berkembang.
TPCI biasa berkumpul atau KopDar (Kopi Darat) di Semanggi Expo atau Lapangan Basket ABC Senayan tiap akhir pekan. Anggota klub ini senang sekali menghabiskan waktu bersama dengan bermain Futsal atau Basket, bahkan seringkali ‘oprek-oprek’ mobil mereka.
Saat ditanya mengapa memilih mobil Persona, anggota klub rata-rata menjawab mobil ini memiliki desain sporty dan elegan serta handling luar biasa berkat dukungan pabrikan mobil balap asal Inggris Lotus.
“Proton Persona punya value for money yang sangat tinggi serta modifikasi yang sangat mudah,” ungkap Junior Samuel, salah satu anggota TPCI. Fitur keamanan Persona juga sudah sekelas sedanEropanamun menariknya, harganya sangat terjangkau, yakni sekitar Rp160 juta di Jakarta, lanjut Adri Febrianto.
Dukungan ATPM Proton untuk TPCI untuk after sales baru sebatas kemudahan service dan pembelian spare part di bengkel resmi tertentu. Selain itu, banyak yang beranggapan mengikuti suatu komunitas hanya dapat membuang-buang waktu saja. Namun hal ini juga dipatahkan TPCI.
"Memang ATPM Proton sangat mensupport sekali kegiatan klub-klub pengguna Proton. Dan sudah 3 tahun terakhir, Proton memberikan fasilitas kepada kepada para anggota klub Proton agar dapat berkunjung ke pabrik Proton di Kuala Lumpur, sekaligus refreshing buat mereka (anggota klub)," ujar Presiden TPCI Salman Farouk Al Hakim.
Tidak hanya The Persona Club Indonesia (TPCI) yang akan berkesempatan untuk mengunjungi pabrik Proton di Malaysia. Namun para komunitas Proton lain di Indonesia juga terbang ke Malaysia untuk melihat perakitan kendaraan tersebut. []
(inilah.com-detik.com)