Banda Aceh-Solidaritas mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) melakukan aksi di depan kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Mereka mendesak KIP Aceh untuk bersikap tegas dalam menjalankan tahapan Pemilukada Aceh dengan tidak terpengaruhi dengan lobi-lobi oleh beberapa pihak di Jakarta.
“Kami sudah muak dengan pemberitaah di koran yang melakukan serangan-serangan politik,” kata koordinator lapangan, Sopian, di depan kantor KIP Aceh ,Jumat (7/10).
Mereka juga menyesalkan dengan statement beberapa kelompok di Koran-koran yang menyatakan bahwa kondisi Aceh saat ini sedang tidak stabil. Karena mereka menilai itu semua hanya untuk kepentingan partainya saja.
Selain itu mereka menilai Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tidak punya skill dalan menjalankan organisasinya.
Aksi tersebut mereka lakukan sekitar pukul 10.30 wib, sekitar setengah jam kemudian mereka berkoar-koar di depan pintu kantor KIP Aceh, akhirnya Anggota KIP Aceh, Nurjani menemui mereka untuk menjawab tuntutan mereka.
“Kita tetap akan menjalankan sesuai dengan prosedur, dan tidak mungkin secepatnya kita akan melakukan, harus melalui proses tahapan, kalau sampai hari ini tidak bertambah yang mendaftar, makan dua calon yang sudah mendaftar, kita akan langsung verifikasi,”ujar Nurjani kepada demonstran.
Setelah ditemui anggota KIP Aceh tersebut para demonstran langsung meninggalkan kantor KIP Aceh menuju Simpang Lima untuk mengatakan kapada masyarakat bahwa KIP tetap lanjutkan tahapan Pemilukada Aceh. [003]