SerambiSosialWartawan Diminta Sering Menulis Bencana
Wartawan Diminta Sering Menulis Bencana
Hayatullah | The Globe Journal
Senin, 28 November 2011 00:00 WIB
Banda Aceh-Sejumlah jurnalis diberbagai media di Aceh, dan ibu-ibu diajarkan bagaimana pengurangan risiko berencana. Mereka dilatih untuk melatih orang-orang lain disekitarnya atau kelompoknya.
Sementara untuk jurnalis sendiri, mereka masing-masing punya media untuk menyiarkan ke masyarakat luas.
"Dengan adanya Training Of Trainer (TOT), risiko bencana bisa berkurang, pesarta bisa menjadi perpanjang tangan untuk kempanye hal ini," kata Kabid Managemen Data Base Layanan Informasi dan Media Dishubkomintel, Drs. A. A. Aziz yang menyelenggarakan acara ini,
Pada pambukaan TOT Pengurangan Risiko Bencana, Senin (28/11) di The Pade Hotel.
Aziz juga meminta ke pada media dan jurnalis untuk sering-sering menulis tentang pengurangan risiko bencana.
Karena dengan wartawan mau menulis, masyarakat bisa lebih siaga.
"Kami yang memfasilitasi Menginginkan berpencar ke publik informasi pengurangan risiko bencana ini ke semua daerah di Aceh," tukas Aziz.
Menurut Aziz sekarang banyak gejolak kebencaan di desa-desa. Dalam hal ini perlu kebersamaan, dalam mencegah sebelum bencana itu terjadi.
Di akhir sambutannya, Aziz juga meminta, dalam Pilkada mendatang, para ibu-ibu dan jurnalis dapat menentramkan masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan digabungkan antara jurnalis dan ibu-ibu bisa menerima pencerahan dengan baik".[003]