SerambiSosialWartawan Aceh Tabur Bunga di Makam Tsunami
Wartawan Aceh Tabur Bunga di Makam Tsunami
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Jum`at, 23 Desember 2011 00:00 WIB
Banda Aceh-Forum Jurnalis Aceh Peduli Bencana (FJAPB) menggelar doa bersama untuk mengenang tujuh tahun bencana tsunami Aceh. Acara dilaksanakan di Masjid Baiturrahim Ule Lhee, Kecamatan Meuraksa usai salat Jumat (23/12).
Pelaksanaan doa bersama tersebut dimulai dengan sambutan dari penguru FJAPB, Nurdin Hasan. Kemudian dilajutkan dengan tausiah oleh Ustad Syukri Muhammad. Lc. Dalam tausiahnya Syukri menyampaikan peringatan bahwa semua masyarakat harus selalu siap sebelum petaka datang.
"Masyarakat harus mempersiapkan diri sebelum bencana, dalam Islam dianjurkan selalu siap sebelum bencana, dan menghindari bencana. Dalam Alquran dijelaskan kita tidak tahu kapan bencana datang," jelas Syukri.
Syukri mengutip Hadist Rasulullah yang intinya menjauhi bencana, dimana nabi menganjurkan untuk jangan sekali-kali masuk kesuatu kampung yang sedang terjadi wabah penyakit menular, karena supaya kita yang sehat tidak ikut terjangkit penyakit menular tersebut. Begitu nabi menganjurkan umatnya untuk menjauhi petaka.
Lanjut Syukri, Tsumani di Aceh banyak sekali nyawa melayang, padahal kalau ditelusuri Tsunami di Jepang lebih dahsyat, tapi mereka tidak banyak korban, karena mereka lebih siap daripada orang Aceh.
Pengurus FJAPB, Nurdin Hasan, dalam sambutannya mengatakan bahwa, doa bersama mengenang tujuh tahun tsunami ini serangkaian agenda pekan FJAPBA. Selain doa bersama juga ada dilaksana beberapa agenda lain seperti Seminar Nasional Pengurangan Risiko Bencana, lomba menulis bencana, dan pameran foto.
"Nanti tanggal 26 Desember 2011 malamnya ada kita adakan malam kagum untuk mengenang saudara-saudara kita yang telah meninggalkan kita," ujar Nurdin.
Nurdin menjelaskan kenapa Mesjid Baiturahim Ule Lhee menjadi tempat doa bersama, karena masjid tersebut memiliki sejarah, dimana masjid tersebut salah satu masjid yang selamat saat tsunami diantara mesjid yang ada dipesisir.
Selanjutnya acara puncak doa bersama dipinpin oleh Tgk Bukhari dan diakhiri menabur bunga di makam tsunami di Ule Lhee. [003]