SerambiSosialUsai Jumatan, Polisi Kembalikan 65 Anak Punk ke Pemko Banda Aceh
Usai Jumatan, Polisi Kembalikan 65 Anak Punk ke Pemko Banda Aceh
Nurul | The Globe Journal
Jum`at, 23 Desember 2011 00:00 WIB
Banda Aceh- Sebanyak 65 anak punk yang telah dibina di SPN Seulawah diserahkan kembali ke Pemerintah Kota Banda Aceh. Serah terima ke-65 anak punk tersebut diterima oleh Walikota Banda Aceh, Mawardi Nurdin, Jum'at(23/12) di Aula Pemko Banda Aceh.
"Hari ini mereka diserah terimakan dari SPN kepada pemkot. Alhamdulillah, mereka mendapatkan bimbingan dan kami mencoba mengembalikan kepada orang tua," ujar Mawardi Nurdin pada seluruh jajaran SKPA dan orangtua anak-anak punk tersebut.
Dalam acara serah terima tersebut, Mawardi mengimbau kepada anak-anak yang di luar aceh agar dapat pulang ke rumah dan meminta maaf kepada ibu dan ayahnya. Dia juga mengharapkan agar mereka tidak kembali lagi ke dalam komunitas yang sama.
Ketua MPU Aceh, A. Karim Syeck mengatakan bahwa pembinaan yang dilakukan kepada anak-anak tersebut adalah untuk mengembalikan harkat dan martabat mereka.
Dalam acara tersebut, orang tua yang datang juga mengucapkan terima kasih atas pembinaan terhadap anak-anak mereka.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih pada pemko karena anak-anak kami sudah dibina di SPN," ujar Soraya, orang tua Ryan, salah satu anak punk yang dibina di SPN Seulawah.
Acara tersebut juga dilanjutkan dengan dialog antar walikota, SKPA, masyarakat yang hadir dengan orangtua dan anak-anak punk tersebut untuk mendengar pendapat mereka.
"Dialog ini dilakukan untuk mengetahui apa yang mereka mau dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa anak-anak tersebut sudah berubah. Kami mengharapkan agar mereka dapat dimasukkan dalam kegiatan gampong," ujar Illiza Sa'aduddin Djamal.[003]