Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Tiga Tahun, 58 Nelayan Aceh Terdampar di Luar Negeri


Tiga Tahun, 58 Nelayan Aceh Terdampar di Luar Negeri
Junaidi | The Globe Journal
Selasa, 19 Januari 2010 00:00 WIB
Banda Aceh — Selama tahun 2007-2009 jumlah nelayan Aceh yang terdampar ke luar negeri mencapai 58 orang, hingga saat ini baru 53 orang yang telah dikembalikan sementara sisanya hingga saat ini belum diketahui nasibnya.

Kepala Riset Dan Media Panlima Laot Aceh, Muttaqim kepada The Globe Journal, Selasa (19/1) menyebutkan, selama tahun 2007 — 2009 jumlah nelayan Aceh yang terdampar ke luar negeri mencapai 58 orang, “Yang telah dipulangkan kembali ke Aceh hanya 53 orang, sementara lima orang belum diketahui dimana keberadaan mereka,” sebut Muttaqim.

Muttaqim menyebutkan, umumnya nelayan Aceh terdampat ke Myanmar, India dan Thailand, karena dihantam ombak atau mesin kapal rusak dan melewati batas Negara. “Dari 13 boat tersebut hanya satu yang melewati batas wilayah Indonesia, sementara 12 boat lainnya dihantam ombak dan karena boat mereka rusak,” jelas Muttaqim.

Menurut Muttaqim, lima nelayan Aceh yang belum ditemukan menggunakan boat Keumala Hendra adalah, Joni, Pawang Subhi, Abu, Rustam sementara satu Anak Buah Kapal (ABK) tidak ketahui namanya, “Mereka hilang semenjak 22 Oktober 2009 dan hingga saat ini tidak diketahui keberadaan, Panglima Laot memperkirakan mereka hilang di perbatasan Indonesia dan Thailand karena saat itu sedang musim barat dan nelayan Aceh banyak memancing hiu disekitar wilayah Thailand dan Indonesia,” ungkap Muttaqim.

Muttaqim menambahkan, Panglima Laot Aceh telah menyurati Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia pada 15 Januari 2010 untuk memberitahukan hilangnya nelayan Aceh dilaut lepas tersebut.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close