Banda Aceh — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aksi Solidaritas Mahasiswa Peduli Rakyat Buloh Seuma — Kuala Baru (Sembur) datang ke DPRA, Selasa (29/11) untuk menuntut pembangunan jalan Buloh Seuma Aceh Selatan hingga Kuala Baru, Aceh Singkil. Aksi mahasiswa itu disikapi Ketua DPRA, Sulaiman Abda.
Pembangunan jalan di Buloh Seuma sangat penting. Saat ini ketiadaan akses jalan telah menimbulkan penderitaan bagi mobilitas warga untuk mendapatkan layanan kesehatan, penerangan listrik dan pendidikan yang secara minimal hanya tersedia di ibukota kecamatan.
Koordinator Aksi, Heri Candra mengungkapkan keterbatasan sarana dan prasarana telah berdampak kepada tingginya angka keluarga prasejahtera. Sekitar 85 persen keluarga di Desa Kuta Padang masuk dalam katagori prasejahtera. Kemudian Desa Rakit dan Desa Gampong Teungoh diperkirakan sudah 90 persen.
Para mahasiswa itu mengklaim kesedihan masyarakat Buloh Seuma ini karena tidak adanya kepedulian dari wakil rakyat di DPRA Dapil 7 dan Dapil 8, apalagi para wakil rakyat itu bukan putra daerah. Justru wakil rakyat kini lebih peduli dengan isu politik untuk popularitas sehingga meninggalkan isu-isu pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat.
Menanggapi pernyataan sikap yang disampaikan pada mahasiswa itu, Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda menyambut baik aspirasi tersebut. Namun ia meminta agar para mahasiswa selalu mengingatkan agar program ini bisa dimasukkan dalam anggaran tahun 2012 mendatang.
Beberapa menit kemudian, muncul Anggota DPRA Dapil 7, Adnan Beuransyah dan dari Dapil 8, Jufri Hasanuddin. Kedua anggota DPRA dari Dapil 7 dan 8 ini menyambut baik aspirasi dari mahasiswa tersebut. Senada dengan Sulaiman Abda, program pembangunan jalan Buloh Seuma ini akan diusahakan pada tahun 2012 mendatang.