THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Sosial»Ribuan Rumah Warga Bireuen Tak Layak Huni


Ribuan Rumah Warga Bireuen Tak Layak Huni
Zulhelmi I The Globe Journal
Kamis, 22 Desember 2011 00:00 WIB
Bireuen-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bireuen mencatat sebanyak 6.000 unit rumah warga Bireuen tak layak huni.Jumlah tersebut akan di data lagi karena dinilai terlalu besar dan pemkab Bireuen akan merealisasikan bantuan sesuai dengan skala prioritas.
 
"Jumlah itu saya kira masih mentah dan terlalu besar, kami akan mendata ulang dan kemungkinan tidak sebanyak itu. Pada dasarnya Pemkab Bireuen akan merealisasi bantuan yang ada sesuai skala prioritas, yakni kepada yang paling mendesak,” kata Kadisnakertrans Bireuen, M Akmal S. Sos MSi, Kamis (22/12).

Diterangkannya, realisasi rumah layak huni bagi ribuan kaum dhuafa di Kabupaten Bireuen disalurkan sesuai skala prioritas. Artinya, alokasi rumah bantuan dari berbagai sumber dana, terlebih dahulu diberikan kepada warga miskin yang paling membutuhkan.

Tahun 2011 rincinya, dari sumber dana Otsus, telah rampung dibangun sebanyak 36 unit rumah dhuafa yang tersebar di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Bireuen. Seluruh rumah ini akan diserahterimakan kepada yang berhak dalam waktu dekat.

Jumlah tersebut katanya, belum termasuk 49 unit rumah dhuafa yang dibangun oleh Baitul Mal Bireuen dari sumber dana Zakat, Infaq dan Sadaqah (ZIS) 2010-2011, termasuk sisanya sebanyak 6 unit lagi yang masih dalam tahap perampungan.

Untuk dua sumber dana tersebut kata Akmal, tentu tercatat sudah ada 85 unit rumah dhuafa yang telah rampung dibangun di 17 kecamatan di Bireuen, belum termasuk dari sumber alokasi dana aspirasi anggota DPRA.

Sementara jumlah rumah dhuafa dari alokasi dana aspirasi anggota DPRA, pihaknya tidak mengetahui, karena tidak adanya laporan pihak provinsi kepada Disnakertrans Bireuen. "Kami juga tidak menerima laporan jumlah rumah bantuan dari sumber BRA," ujarnya.

Disebutkan Akmal, untuk penambahan rumah dhuafa di Bireuen, Bupati Nurdin Abdul Rahman telah mengupayakan pendekatan dengan berbagai pihak. Tidak terkecuali pengajuan sejumlah permohonan kepada pemerintah pusat, namun bupati juga tengah mengupayakan adanya kucuran dana dari masyarakat International untuk membiayai rumah.

"Kita doakan semoga upaya Bupati Bireuen kepada masyarakat International akan membuahkan hasil sehingga kebutuhan rumah bagi masyarakat miskin di daerah kita akan semakin tertanggulangi," harapnya.

Selain itu, untuk tahun 2012, bupati bersama Disnakertrans Bireuen juga tengah mengupayakan adanya proyeksi rumah dhuafa untuk masyarakat setempat sebanyak 300 unit dari sumber dana APBN atau APBN-P.

"Mudah-mudahan permohonan kami kepada pemerintah pusat dan Gubernur Aceh dalam tahun ini akan memberikan hasil yang maksimal. Kami akan terus melakukan berbagai pendekatan dengan pemerintah pusat melalui Menkokesra dan beberapa instasi terkait. Dari dana Otsus 2012 mudah-mudahan kita mendapat realisasi lagi sebanyak 15 unit rumah dhuafa bertipe 36," ujar Akmal.

Akmal mengakui, tidak mungkin memenuhi kebutuhan rumah bagi kaum dhuafa dalam waktu yang relatif singkat. Begitu pun, dengan memanfaatkan berbagai sumber yang ada, maka secara perlahan, makin banyak masyarakat miskin di daerah itu yang akan terbantu dari tahun ke tahun.[003]






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close