THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Sosial»Pimpinan DPRA & Sekda Aceh "Diancam" Soal Buloh Seuma


Pimpinan DPRA & Sekda Aceh "Diancam" Soal Buloh Seuma
Firman Hidayat | The Globe Journal
Senin, 30 Januari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendapat ancaman dari Adnan Beuransyah dan Jufri Hasanuddin sebagai anggota DPRA terkait pembangunan jalan didaerah terisolir Buloh Seuma, Kabupaten Aceh Selatan.

Menurut amatan The Globe Journal, Senin (30/1) di Gedung Utama DPRA tadi siang, usai penyampaian pendapat Badan Anggaran DPRA terhadap nota keuangan tentang RAPBA 2012, Jufri Hasanuddin langsung angkat bicara. Ia mengatakan soal pembangunan jalan di Buloh Seuma harus betul-betul diperhatikan.

Ia mengaku sudah berulang kali menyampaikan masalah tersebut ke komisi dan badan anggaran di DPRA terkait soal Buloh Seuma, namun hari ini tidak menjadi prioritas. Masalah Buloh Seuma ini sudah menjadi perhatian publik sampai ke tingkat international, tapi Pemerintah Aceh hanya mengalokasikan dana Rp12 milyar.

“Dimana hati nurani pemerintah,” kata Jufri. Bahkan katanya, yang mengherankan lagi bahwa pemerintah berkoar-koar menyuruh masyarakat untuk melakukan demonstrasi ke DPRA minta diplotkan dana. “Permainan apa ini, semakin hari tidak mendapat pembelaan untuk Buloh Seuma,” kata anggota Partai Aceh ini.

“Saya menegaskan, ini bukan ancaman tapi perlu saya sampaikan bahwa saya akan buat paripurna ini bisa deadlock, tidak perlu ketok palu kalau Buloh Seuma tidak diperhatikan. Tolong Sekda Aceh respon dengan baik, ini serius,” tegas Jufri Hasanuddin.

Anggota DPRA yang lain juga dari Partai Aceh, Adnan Beuransyah mendesak agar pemerintah betul-betul memperhatikan Buloh Suema. Masyarakat Buloh Seuma sangat membutuhkan infrastruktur terutama pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan Buloh Seuma — Aceh Singkil.

Kondisi saat ini transportasi Buloh Seuma masih menggunakan rakit, dan butuh waktu berjam-jam menuju ke Aceh Singkil. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, maka masyarakat Buloh Seuma mengancam akan pindah status penduduk ke Subulussalam, tidak lagi menjadi warga Aceh Selatan. “Ini harus dipikirkan oleh Pemerintah Aceh,” kata Adnan.

Pemerintah Aceh harus melihat kawasan Buloh Seuma ini sebagai daerah tertinggal, tidak menjadi keberatan jika masalah Buloh Seuma ini diperhatikan secara khusus dalam tahun 2012. “Beberapa kali masyarakat Buloh Seuma datangi DPRA minta pembangunan infrastruktur,” kata Adnan lagi.

Sebelumnya ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aksi Solidaritas Mahasiswa Peduli Rakyat Buloh Seuma — Kuala Baru (Sembur) pernah datangi DPRA, pada 29 November 2011 lalu untuk menuntut pembangunan jalan Buloh Seuma Aceh Selatan hingga Kuala Baru, Aceh Singkil.

Koordinator Aksi, Heri Candra mengungkapkan keterbatasan sarana dan prasarana telah berdampak kepada tingginya angka keluarga prasejahtera. Sekitar 85 persen keluarga di Desa Kuta Padang masuk dalam katagori prasejahtera. Kemudian Desa Rakit dan Desa Gampong Teungoh diperkirakan sudah 90 persen.

Para mahasiswa itu mengklaim kesedihan masyarakat Buloh Seuma ini karena tidak adanya kepedulian dari wakil rakyat di DPRA Dapil 7 dan Dapil 8, apalagi para wakil-wakil rakyat itu bukan putra daerah. Justru wakil rakyat kini lebih peduli dengan isu politik untuk popularitas sehingga meninggalkan isu-isu pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Menanggapi pernyataan sikap yang disampaikan pada mahasiswa itu, Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda menyambut baik aspirasi tersebut. Namun ia meminta agar para mahasiswa selalu mengingatkan agar program ini bisa dimasukkan dalam anggaran tahun 2012 mendatang.

Beberapa menit kemudian, muncul Anggota DPRA Dapil 7, Adnan Beuransyah dan dari DAPIL 8, Jufri Hasanuddin. Kedua anggota DPRA dari Dapil 7 dan 8 ini menyambut baik aspirasi dari mahasiswa tersebut. Senada dengan Sulaiman Abda, program pembangunan jalan Buloh Seuma ini akan diusahakan pada tahun 2012 mendatang.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close