
Bireuen — Aksi pemotongan tower nomor 354 di Kecamatan Baktiya Aceh Utara bukan sekedar kriminal biasa. Lembaga Pers Mahasiswa Suara (LPMSA) Al-Muslim Bireuen menilai kejahatan ini bagian dari upaya pengkondisian Aceh, setelah sebelumnya dikacaukan dengan rangkaian penembakan brutal. "Kami di LPMSA menilai bahwa sekarang sedang ada upaya untuk mengkondisikan Aceh dengan suasana tertentu. untuk itu polisi harus segera menangkap pelakunya," Ucap Pemimpin Umum LPSMA Jarnaji Sulaiman kepada The Globe Journal, Senin (9/1). Untuk itu, Jarjani meminta aparat keamanan agar segera menangkap pelaku. Dia menduga ini adalah aksi sabotase pihak tertentu dengan tujuan menambah keruh suasana Aceh. Masyarakat sendiri sambungnya perlu membangun partisipasi peningkatan upaya mawas diri. Berharap pada pelaksana hukum saja tak cukup katanya. Selain itu jelasnya, dengan melakukan aksinya itu, pelaku tidak saja telah merugikan negara. Namun juga telah menyengsarakan seluruh rakyat. PLN secara kasat mata memang pihak paling dirugikan dengan pemotongan tower itu, namun secara keseluruhan, pihak yang paling dirugikan adalah masyarakat. "Coba kita lihat, dengan terputusnya jaringan listrik, berapa banyak rakyat kecil yang menjadi korban? Apakah ini hanya kerugian PLN?. Seharusnya pelaku sebelum beraksi lebih berpikir jernih lah. Perbuatan mereka ini sangat biadap," Kata Jarjani. [Yul]
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas