Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Padi Diserang Tikus, Petani Bireuen Terancam Gagal Panen


Padi Diserang Tikus, Petani Bireuen Terancam Gagal Panen
Zulhelmi I The Globe Journal
Kamis, 01 Maret 2012 17:06 WIB

Bireuen-Sejumlah petani di wilayah kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen merasah resah akibat tanaman padi milik mereka diserang hama tikus. Padi yang sudah berumur dua bulan itu gosong karena ulah tikus. Akibatnya, sejumlah petani pun khawatir terancam gagal panen.
         
Hasbi, petani Kuala kepada sejumlah wartawan Kamis, (1/3) menyebutkan kendati hama tikus itu telah diatasi dengan berbagai cara, namun hama tikus tetap saja memangsa padinya. Bahkan sebagian tanaman padinya mulai 'bunting'."Kami sebenarnya sudah sering berusaha guna mengatasi hama tikus. Namun  sejauh ini, batang padi kami terus gosong dimakan tikus. Anehnya, tikus menggasak tanaman padi tepatnya di tengah-tengah sawah sehingga sangat sulit dipantau," katanya.
       
Hal senada diakui Murdani, seorang patani lainnya, menurut dia selama sebulan terakhir ini, sebagian besar patani kawasan Kuala cemas akibat terjadinya serangan hama tikus. "Meski pun telah dilaporkan ke dinas terkait, sayangnya sejauh ini persoalan itu  belum mampu teratasi, sehingga sangat meresahkan petani, apalagi mayoritas tanaman padi saat ini sudah mulai berbuah,"ujarnya.
            
Bukan hanya petani di Kecamatan Kuala, sejumalh petani di Kecamatan lain juga ikut terancam gagal panen akibat serangan hama tikus, seperti yang dirasakan patani di kecamatan Jeumpa, dan para petani di sebagai Kota Juang. [005]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close