Aceh Utara- Orgil atau orang gila hingga saat ini kian menumpuk di pusat kota Lhoksukon, Aceh Utara, dan selalu saja membuat pedagang di kawasan tersebut resah. Pasalnya, para orgil itu selalu saja membuat onar dan mengamuk bila ada pedagang yang enggan memberikan makanan dan uang. Seperti misalnya, dua hari lalu dikabarkan ada orgil yang mengamuk melempari batu kearah toko pedagang. Namun, aksi kemarahan orgil itu berhasil diatasi oleh sejumlah pedagang.
Udin (35), salah seorang pedagang di Lhoksukon saat ditanyai The Globe Journal, siang tadi sabtu (31/12) mengaku sangat kesal dan resah dengan adanya orgil di pusat kota itu yang kian bertambah. Sementara ia bersama pedagang lainnya berharap agar pihak kecamatan setempat segera mengatasi persoalan ini. "orgil-orgil disini sering ngamuk dan mengganggu aktivitas pedagang. Mereka minta nasi dan uang, kalau tak dikasih maka mereka mengamuk mengobrak-abrik isi toko kami,"ungkap Udin.
Terkait hal ini, Camat Lhoksukon, Nakalias Sadakata, S.Sos, yang di hubungi The Globe Journal siang tadi mengatakan, pihaknya belum bisa menahan para orgil tersebut karena tidak tahu akan dibawa kemana.
"Kami belum memiliki anggaran untuk mengatasi para orgil yang kian marak di Lhoksukon. Lagi pula pihak Dinas Kesehatan Aceh Utara belum menanggapi persoalan itu, dan belum bekerja sama antara pihak kecamatan dengan dinas kesehatan,"ungkap Nakalias sembari menambahkan akan di usahakan mengenai persoalan ini.
Hingga berita ini diturunkan, masih ada orgil yang kerap berkeliaran menganggu sejumlah pedagang.