Banda Aceh — Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mendapatkan dukungan yang sangat besar dari publik Indonesia soal penanganan punker di Aceh. Dalam pernyataan sebelumnya, Irwandi mengaku tak peduli dengan pemahaman dunia barat tentang sikap Aceh yang keras untuk mengembalikan punker sebagai remaja yang lumrah adanya.
“Waah..orang ini (Gubernur Aceh) lebih cocok jadi Presiden RI ya... Teruskan sikapnya pak, nanti bapak akan menempati istana yang sedang bapak kunjungi ini,” ujar pemilik akun Rick Boy di forum diskusi dunia maya.
Para pengguna jaringan dunia maya memang memberikan apresiasi yang besar akan pernyataan Irwandi yang terbilang berani. Padahal Aceh merupakan salah satu wilayah Indonesia yang mendapatkan kucuran bantuan dunia barat yang tak kecil. namun justru karena keberanian itulah, mereka merasa kebijakan Irwandi mendukung langkah kepolisian dianggap perlu dicontoh oleh provinsi lainnya di Indonesia.
“Saya setuju kepada tindakan POLDA Aceh dan saya dukung Pak Gubernur Irwandi Yusup, maju terus pak berantas segala jenis premanisme dan kebebasan yang tak jelas semoga daerah lain mengikuti jejak Gubernur Aceh, semoga tulisan ini di baca oleh Gubernur yang lain di Indonesia,” tulis Mahjar Irhandy.
“Setuju pak gubernur, saya salut pada anda. Jangan semuanya mau diatur bangsa barat. Masalah HAM diungkit2. Memang bangsa barat itu sudah benar dalam HAM. Mang ni negara jajahan mereka. Anak punk harus dididik supaya jadi manusia yang berguna agar bisa mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layak. Apa yang salah coba ? Apakah Pilihan hidup, kalo akhirnya jadi tukang todong ?” tambah Ricky Ferdinand, pengakses jejaring sosial lainnya.
Kendati demikian, di sisi lain ada pula penguna jaringan maya yang mengecam tindakan Irwandi. “Punk bkn kriminal..jgn mbenci hny krn penampilan kami ,kami sama dgn masyrakat yg jg bekerja n mnghidupi keluarga..kami hny mberontak thdp aturan yg mementingkan spihak,kami memberontak thdp kapitalis2 yg hny pandai berbicara manis tp ga ada bukti,kami melawan dgn cara kami,dgn suara kami,bkn dgn tindakan kriminalitas mngapa hrs dtangkap,dgunduli bahkan dididik ala militer,” tulis pemilik akun Anarki Biru.
(Yul-Detik)