Lhokseumawe - Pengungsi etnis rohingya yang merupakan warga Myanmar yang muslim, Kamis sore (2/2), menerima bantuan pangan dari Dinas Sosial Aceh Utara, dan menjalani perawatan medis oleh Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Sebelum menjalani perawatan medis, terlebih dahulu 55 etnis Rohingya tersebut mengikuti shalat Ashar berjamaah di mushalla lingkungan penampungan. Usai shalat ashar, mereka melakukan doa yang diiringi dengan isak tangis yang begitu sangat menyedihkan.
Amatan The Globe Journal dilokasi, wajah buram masih menyelimuti jiwa mereka. Hanya sesekali terbit senyuman kepada setiap pengunjung yang datang. Setelah itu, keimigrasian Kota Lhokseumawe juga memberi kesempatan untuk mereka berolahraga, seperti misalnya main bola takraw bersama pengunjung yang datang. “kita berikan kesempatan seperti ini kepada mereka supaya terhibur setelah apa yang telah terjadi di negara mereka,”ujar sekretaris kantor imigrasi Lhokseumawe, Irawan kepada The Globe Journal.
Kemudian, sejumlah warga setempat juga turut menyumbangkan beberapa jenis pakaian yang masih bisa dipakai untuk warga pengungsi. “Warga disini juga turut memberikan sumbangan berupa pakaian. Kita tidak memaksa warga untuk memberikan pakaian itu, kami berterimakasih kepada warga setempat yang turut menyumbangkan pakaian untuk etnis rohingya,”imbuh irawan.