Banda Aceh — Para demonstran boleh saja membombardir KIP Aceh dengan setumpuk telur ayam Senin (30/1). Namun kebijakan KIP Aceh tetap pada kenyataan pemungutan suara akan dilakukan pada 9 April. Lelah menghujam KIP dengan telur, pleno tersebutpun diterima demonstran.
Lalu Komisioner KIP Aceh Yarwin Adi Dharma yang menjumpai demonstran diminta menandatangani secarik kertas. Isinya tuntutan demonstran agar Pemilukada tak lagi diundur. Yarwin tak bicara banyak. Kontrak moral itu ditandatangani di depan demonstran tersebut. Merekapun tenang. Satu per satu mulai meninggalkan komplek KIP Aceh.
Sebelumnya, hasil rapart pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, memutuskan hari H Pemilukada jatuh pada 9 April 2011. Putusan itu berdasarkan hasil kesepakan dengan berbagai pertimbangan dengan KIP kabupaten kota se-Aceh, karena di daerah ada terdaftar calon independen.
"Pertimbagan ini karena KIP kota telah menerima calon independen yang memerlukan waktu banyak, atas beberapa masukan ini hari H jatuh pada 9 April," ujar komisioner KIP Aceh bidang logistik, Yarwin Adi dharma.
Selain itu kata Yarwin, putusan ini atas usulan kawan-kawan KIP kabupaten Pidie, mereka sama sekali belum menyiapkan logistik dan yang diperlukan lainnya. "Pertimbangan karena dari KIP Pidie mereka sama sekali belum ada persiapan logistik," tambah Yarwin. []