
Bireuen - Bupati Bireuen, Nurdin Abdul Rahman yang didampingi beberapa kepala dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten setempat, Senin (2/1) malam menjenguk dua korban luka tembak yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit dr Fauziah Bireuen.
Dua pria asal Jawa Timur yang menjadi korban penembakan pada Sabtu (31/12) malam yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit dr Fauziah Bireuen dan dijenguk Bupati Nurdin adalah Yaiman (30), Anshori (40), warga Banyuwangi, Jawa Timur.
Kepada korban penembakan pada malam pergantian tahun itu, Bupati Nurdin Abdul Rahman berpesan agar tabah menghadapi cobaan yang menimpa mereka.
"Sabar ya, kami dan seluruh masyarakat Bireuen mendoakan kesembuhan saudara. Saya yakin pelaku yang telah berbuat keji itu akan mendapat ganjaran dari Allah Yang Maha Esa," ujar Nurdin Abdul Rahman dengan suara tertahan.
Sementara korban penembakan kepada bupati setempat juga menceritakan tentang maksud kedatangan mereka ke Kabupaten Bireuen.
"Kami kemari bekerja demi anak isteri di kampung halaman, dan kami tidak ada tersinggung dengan siapa pun. ke Papua kami juga pernah bekerja seperi ini," ujar Yaiman yang mengalami luka tembak dibagian kaki kiri.
Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman sebelum meninggalkan ruang tempat para korban penembakan itu dirawat, memerintahkan Kadis Sosial untuk memberikan kain sarung dan baju kepada korban penembakan karena pakaian yang melekat di tubuh korban sudah sangat lusuh.
Yaiman, menjawab waratwan tentang besarnya upah yang diperoleh dari hasil penggalian jalur kabel Optic Telkomsel, dalam satu hari mereka kadang memperoleh Rp 40.000.
"Kami terima sembilan ribu rupiah permeter, apabila kondisi tanahnya keras dalam satu hari paling bisa 10 meter. Itu untuk dua orang," sebut Yaiman.
[001]
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas