
Kalimantan Barat - Kementerian Agama Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mencatat sekitar 2.000 orang atau penduduk di daerah itu belum memeluk agama yang diakui Indonesia.
"Data di kantor Kemenag Kabupaten Landak tercatat 2.000 orang belum beragama. Artinya mereka belum masuk agama karena mereka ini di mata pemerintah masih menganut agama suku atau animisme," kata Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Landak Harianto Uar saat membuka acara perayaan Natal 2011 di Gereja PPIK Timotius Ngabang, Rabu (21/12)..
Kasi Bimas Kristen memohon kepada pendeta dan penginjil segera menginjili di mana tempat umat yang belum masuk agama itu.
"Gereja PPIK merupakan Gereja terbesar dan terbanyak di Kabupaten Landak sampai saat ini tercatat di Kemenag Kabupaten Landak sebanyak 136 buah gereja berharap menjadi contoh bagi sinode gereja lain," harap Hariyanto.
Ia meminta kepada setiap sinode agar mendirikan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena penting dan tidak lagi dibebankan kepada TK dalam mendidik anak-anak kita yang tenaga pendidiknya diambil dari gereja itu sendiri sehingga sejak anak kecil sudah dididik dengan doktrin tentang pengajaran Al Kitab dan ajaran-ajaran Kristus.
"Dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, kita membutuhkan tenaga yang potensial untuk menggantikan senior kita ini penting sekali agar gereja kita tetap berdiri tegak," kata Hariyanto.
Ia mengatakan, data di Kemenag Landak, agama Kristen 33,30 persen, Katolik 54,06 persen dan Islam 16 persen sisanya agama suku yang belum punya agama.[003]
[antara]
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas