THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Seni-Budaya»Seniman Tutur Aceh Masuk Rekor MURI


Seniman Tutur Aceh Masuk Rekor MURI
Junaidi | The Globe Journal
Minggu, 27 Desember 2009 00:00 WIB
Banda Aceh - Seniman tutur Aceh, Muda Belia (29) berhasil mencatat rekor MURI dengan bertutur hikayat lebih dari 20 jam tanpa berhenti, namun karena belum mencapai 26 jam seperti yang direncanakan, Aksi yang dilakukannya di situs tsunami, Kapal PLTD Apung, di Punge Blang Cut, Banda Aceh, sejak Sabtu (26/12) dilanjutkan hingga, Minggu (27/12) malam.

Menurut Koordiantor pelaksana kegiatan tersebut, T. Afifuddin, aksi yang dilakukan sejak Sabtu pukul 16.30 WIB, Belia terus berhikayat seputar kondisi Aceh yang ia ketahui, hingga mencapai 26 jam. Angka 26 disemat dari tanggal terjadinya bencana tsunami Aceh. “Sebenarnya saat ini dia telah mencatat Rekor MURI karena telah bertutur paling lama, namun karena awalnya direncanakan selama 26 jam, maka kegiatan tersebut akan dilaksanakan hingga nanti malam,” kata T. Afifuddin kepada The Globe Journal.

Menurut Afifuddin, selama ini di catatan MURI belum ada penuturan hikayat yang dilakukan dalam waktu lama. “Muda Belia bertekad mencatat rekor itu lewat keahliannya,” sebut Afifuddin.

Belia bertutur dengan bahasa Aceh, kadang bercampur Melayu, dengan gaya Adnan PMTOH yang sesekali memukul bantal dan rapai, di atas pentas kecil, “Dirinya tadi malam tidak tidur dan terus berhikayat,” ujarnya.

Ditanya tentang kondisi Balia saat ini, Afifuddin menyebutkan hingga saat ini kondisinya masih sangat sehat meskipun tidak sempat tidur, “Tekat dan usahanya sangat kuat untuk mendapatkan rekor tersebut karena sudah cukup lama dirinya ingin memperkenalkan budaya bertutur Aceh kepada dunia, untuk menjaga kesehatan Balia, panitia juga bekerja sama dengan PMI Banda Aceh sehingga tim kesehatan PMI bisa setiap saat memeriksa kesehatan Balia,” jelas Afifuddin.

Sementara itu, Balia yang ditanyai The Globe Journal terkait kegiatan dirinya tersebut tidak banyak bercerita, “Saya hanya ingin meneruskan cita-cita guru saya untuk memperkenalkan budaya bertutur Aceh kepada dunia,” sebut pria lulusan SD ini.

Muda semakin bersemangat melakukan aksinya setelah dikunjungi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, saat Irwandi datang banyak keluh-kesahnya disampaikan termasuk mengingatkan Irwandi agar tidak melakukan korupsi.[003]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close