Banda Aceh - Pelukis Aceh Mahdi Abdullah yang kini menetap di Passau Jerman mengadakan pameran tunggal sejak 21 Oktober hingga 1 Nopember. Pameran di Gallerie Kulturmodell di Jalan Braugasse, Passau dipenuhi berbagai kalangan dari berbagai disiplin ilmu, seniman, pengamat, dan wartawan dari berbagai media. “ Ada 26 karya dari berbagai medium dan ukuran, lukisan, litography, gambar, dan sketsa sejak Agustus hingga Oktober 2009 saat saya di Jerman,” ungkap Mahdi kepada The Globe Journal, Jumat (23/10)
Mahdi menyebutkan, mengutip komentar Dr Werner Kraus, kurator pamerannya lukisan di Jerman adalah sebuah tawaran realisme baru dalam cakrawala contemporary tentang catatan hidup manusia dan lingkungan dengan bahasa yang sangat orisinil, simbol-simbol ciptaan. “Dia menyebutkan, karya ini mengajak kita berdialog dan saling pengertian antara kebudayaan Eropa dengan kebudayaan asal pelukis yaitu Aceh, Indonesia,” timpal Mahdi dalam pernyataan tertulis.
Karya Mahdi yang dipamerkan yakni Reflections Window menampilkan wajah kota Passau dalam berbagai dimensi. Nampak sebuah patung wanita, berwajah manis Jerman, berdiri dalam sebuah ruangan di atas pusteg, memegang sebilah rencong di pinggang bak menyuarakan semangat seorang pejuang perempuan Aceh. Di belakang lukisan patung itu, berlapis-lapis jendela saling bergerak ke arah satu-sama lainnya, dari sana muncul refleksi berbagai sudut kota Passau sejika dilihat dari depan, atas maupun samping. Passau adalah sebuah kota tua yang eksotis di Jerman yang menjadi tujuan turis dari berbagai negara. Lukisan Reflections Window menjadi pemandangan tersendiri bagi pengunjung untuk terkenang.[003]
Redaksi: Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25