THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Seni-Budaya»Ku Ucap Sebuah Nama, Mama


Ku Ucap Sebuah Nama, Mama
Maulidar Yusuf | Pengurus HMI Banda Aceh/ Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh
Kamis, 22 Desember 2011 00:00 WIB
Sebuah puisi yang dikirimkan dalam rangka mengenang jasa-jasa Ibunda.
Selamat Hari Ibu

Ku Ucap Sebuah Nama, Mama

Meski ada jiwa-jiwa yang tak ikhlas menyandangnya, hanya karna ritme kaku rutinitas kehidupan.
Namun tetap akan selalu ada nyawa yang bertarung diujung pedang untuk setengah hidup jiwa yang lain. Seperti jiwa kami, yang tlah di jaga dengan cintanya.
Dialah nama yang ku ucapa saat ini, mama’

Sepanjang Abad
Meski terpaksa mengiris jantung sendiri, demi harapan jiwa yang lain,
Karna kata orang mama’ adalah bumi, lantas dipantaskanlah kau diinjak? Meski kau rela. Namun bagiku kau adalah matahari, kaulah yang selalu menyinari, darimu kudapat restu untuk perjalananku.
Salam cinta untukku selalu, dimana pun dirimu berada

Ku kenang sebuah nama, mama’
Sepanjang pergantian wajah tahun, pergorbanan tanpa harap jasa darinya selalu abadi
Dari jiwa yang selalu berdarah-darah, demi kami dia rela
Walau pitam mata melihat, dia tetap meraba mencari akar-akar tangguh, ‘tuk di genggam, hingga separuh hidup kami berhasil terselamatkan, meski kaku dingin balasan yang dia dapat kan nantinya, dia rela..

Ya Rabb, bantulah tuluskan selalu doa kami untuknya
Dengan segala pembangkangan yang kami lakukan, sadar dan tak sadar, perlahan kami selalu melukai hatinya. Kami tahu, rasanya tak pantas syurga itu kami dapat. Namun sungguh, kami tak sanggup menahan neraka-Mu. Bantu kami, Izinkan kami bisa mencicipi syurga dikakinya.








Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close