SerambiSeni-Budaya7000 Rok Siap Dibagikan, Mekanisme Pengadaan Tidak Jelas
7000 Rok Siap Dibagikan, Mekanisme Pengadaan Tidak Jelas
Yuli Rahmad | The Globe Journal
Senin, 02 November 2009 00:00 WIB
Banda Aceh — 7000 rok gratis yang akan diberikan kepada perempuan pengguna celana jeans di Aceh Barat sudah lama telah diadakan oleh pemerintah setempat. Akan tetapi hingga saat ini, sejumlah kalangan di Aceh Barat mengaku tidak mengetahui proses dan mekanisme pengadaan rok tersebut. “7000 rok itu memang sudah ada di Meulaboh Tapi sejelasnya kami belum tahu. Karena itu, dalam minggu ini DPRK akan memanggil Bupati dan sejumlah lembaga terkait untuk meminta kejelasan tersebut,” ujar wakil Ketua DPRK Aceh Barat Masrizal kepada The Globe Journal, Senin (2/11).
Menurutnya, dalam pertemuan yang lalu, Bupati Aceh Barat Ramli MS memang mengaku telah melakukan proses pengadaan 7000 ribu rok tersebut. Ke 7000 rok itu dijahit oleh sebuah perusahaan garmen di Jakarta. Akan tetapi, Ramli tidak menjelaskan secara rinci mengenai proses pengadaan rok tersebut.
Karena itu dalam waktu dekat ini, DPRK Aceh Barat akan memanggil pihak eksekutif untuk menjelaskan persoalan pengadaan rok ini. Selain itu, DPRK Aceh Barat juga meminta penjelasan eksekutif mengenai kejelasan ketentuan pelarangan penggunaan jeans bagi perempuan, criteria jeans yang dilarang, dan mekanisme eksekusinya.
Di tempat terpisah, aktifis Gerak Aceh Barat Afrizal AR menambahkan, pada dasarnya kebijakan yang diambil oleh Ramli MS belum jelas. Proses penetapan kebijakan ini tidak melalui proses pengambilan kebijakan secara formil. Afrizal tidak yakin, kebijakan ini telah merujuk pada qanun daerah, UUPA maupun peraturan pemerintah lainnya. Karena itu pula, sulit mengetahui apakah pengadaan rok ini menggunakan APBD Aceh barat ataukah sumber anggaran lainnya. "Bila melihat dari segi kuantitas rok tersebut, Afrizal menilai pengadaan rok itu harus dilakukan sesuai dengan Keppres nomor 80 tentang pengadaan barang dan jasa. Pengadaan rok tersebut harus melewati proses tenderisasi," ungkapnya. [003]