Banda Aceh - Ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Untuk Pemilukada damai berunjuk rasa di depan kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Dalam orasinya para pengunjuk rasa menuntut hari H Pemilukada Aceh tetap tanggal 16 Februari 2011.
"Kalau ini digeser jangan salahkan akan terjadi revolusi di Aceh, jangan coba-coba geserkan, jangan salahkan jika nanti ada OTK-OTK yang membuat kacau," terika Koordinator Aksi, Waladan Yoga beserta teman-temannya, Senin (30/1).
Menurut mereka tidak ada celah bagi KIP Aceh untuk menunnda Pemilukada Aceh. Alasan mereka dua kandidat yang nimbrung dari jalur independen telah gugur." Buat apa KIP tunda lagi, dua kandidat yang bertujuan mengacaukan tahapan Pemilukada Aceh telah di gugur," tukas Waladan.
Begitu mereka tiba di kantor KIP Aceh, mereka langsung di sambut oleh wakil Ketua KIP Aceh, Ilham Syaputra. Namun sempat terjadi percekcokan karena Ilham langsung pingin menanggapi apa yang disuarakan demonstran. Sementara para orator pingin menyampaikan uneg-uneg dulu.
Saat berita ini diturunkan, Ilham sudah masuk ke ruang kerja lagi karena tidak diberi kesempatan bicara. Mereka menuding Ilham pro kelompok tertentu. Kata-kata kotor pun keluar dari mulut para orator.