THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Politik»Taiwan Gelar Pemilu Hari Ini


Taiwan Gelar Pemilu Hari Ini
Yul
Sabtu, 14 Januari 2012 00:00 WIB
Pemilihan presiden di Taiwan yang akan digelar hari ini Sabtu (14/1), akan menentukan hubungan negara ini dengan Cina.

Presiden yang sekarang menjabat, Ma Ying-jeou, ikut dalam pemilihan ini untuk mempertahankan kedudukannya, tetapi di menghadapi lawan yang kuat yaitu pemimpin oposisi Taiwan, Tsai Ing-wen. 
Di masa jabatannya, Ma dapat meningkatkan hubungan Taiwan dengan Cina, tetapi Tsai mengatakan pendekatan Ma dapat membahayakan kedaulatan negaranya. Cina menyebut negara pulau itu sebagai provinsi yang memutuskan untuk berpisah dan ingin kembali bersatu. 

Sementara itu, kandidat presiden lainnya adalah James Soong, yang disebut oleh pemantau memiliki potensi untuk merebut suara pemilih dari Ma. Soong merupakan mantan tokoh senior Partai Kuomintang, yang juga merupakan partai Ma.

Pemantau pemilu lokal memperkirakan partisipasi masyarakat mencapai 76% sampai 80% dari 18 juta orang yang terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu Taiwan.

Hubungan dengan Cina

Selama satu dekade, Taiwan mengalami penurunan ekonomi dan peningkatan jumlah pengangguran.
Bagaimanapun, sebagian besar pemilih tetap melihat hubungan dengan Cina merupakan masalah yang penting dalam beberapa tahun terakhir.

Para pemilih mulai mendatangi Tempat Pemungutan Suara untuk memilih presiden baru Taiwan.
Selama pemerintahan Ma, penerbangan langsung dan jalur kapal dengan Cina telah stabil dan keduanya menandatangani sebuah kesepakatan dagang tentang pemotongan tarif terhadap ratusan barang ekspor Taiwan ke negara itu.

Ma mengatakan sebuah suara untuk dia, merupakan sebuah suara untuk perdamaian.
Tetapi, sejumlah pemilih khawatir kebijakan Ma akan memuluskan jalan untuk unifikasi dengan Cina.
Tantangan juga datang dari kandidat presiden perempuan pertama, Tsai.

Partai Demokratik Progresif yang dipimpinnya ingin Taiwan secara resmi merdeka dari Cina.
Meski begitu, dia menyatakan tidak menentang perundingan dengan Cina dalam bidang ekonomi ataupun masalah lain, selama tidak berdampak terhadap kedaulatan Taiwan. Namun, potensi nyata Cina menimbulkan kecurigaan terhadap dia dan partainya. 

Pemilu yang berlangsung di Taiwan, juga dipantau AS dan Cina. Beijing telah mengarahkan 1.500 senjata ke pulau itu untuk mencegah upaya Taiwan untuk mengumumkan kemerdekaan. AS yang merupakan sekutu dekat Taiwan juga memantau pemilihan presiden tersebut. Dalam aturan tentang hubungan dengan Taiwan yang disetujui Kongres pada 1979, AS akan mempertahankan pulau itu dari serangan pihak lain.

Walaupun Washington tidak secara terbuka mendukung Ma, pemantau pemilu mengatakan sudah menjadi rahasia umum bahwa AS menyukai pendekatannya dengan Cina. []

(bbc.co.uk)






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close