Banda Aceh — Calon Bupati Aceh Besar Khairul Huda yang tak lain salah satu motor penggerak forum Geuchik se- Aceh, mengaku sedang menyiapkan agenda reformasi peran geuchik ke arah yang lebih profesional. Dirinya tak hanya sedang menyiapkan upaya pemenangan menuju kursi bupati Aceh Besar, lebih daripada itu Khairul juga sedang melakukan konsolidasi pembentukan Partai Geuchik Seluruh Aceh (PGSA).
“Sudah kami katakan gerakan yang kami lakukan hari ini bukan saja semata-mata untuk memenangi Pemilukada Aceh Besar. Kami juga sedang menyiapkan agenda pembentukan partai lokal baru, Partai Geuchik Seluruh Aceh (PGSA),” ujarnya kepada The Globe Journal yang ditulis, Minggu (5/2).
Masih menurut Khairul, upaya yang dilakukannya mendapatkan sambutan yang positif dari forum geuchik se-Aceh. hanya saja, proses yang dilakukan memang tak mudah. “Tak mudah mengubah pola fikir geuchik yang selama ini punya pandangan yang praktis. Ini pekerjaan jangka panjang kita semua untuk meningkatkan kredibilitas pak gecuhik dalam dunia politik,” sambung Khairul.
Bila hal ini bisa direalisasikan, para geuchik se-Aceh sangat berpotensi menjadi politikus yang profesional sambung Khairul. Apalagi, peluang memenangi pemilihan legislative juga besar. Pasalnya bupati belum tentu menjadi pendidik politik yang baik bagi masyarakat di level kabupaten.
“Namun geuchik sudah pasti pendidik politik masyarakat yang sangat baik di level desa. Semua masalah masyarakat selalu melibatkan geuchik,” ujar Khairul.
“Dan kans geuchik untuk menang itu lebih besar. Karena mereka hanya memiliki masyarakat yang tak lain sumber suara rill. Sementara orang lain yang selama ini mampu menjadi dewan dan bupati hanya karena mereka punya partai dan uang,” tutupnya menambahkan. []