Jakarta — Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengatakan popularitas Partai Demokrat turun bukan diakibatkan karena kinerja tetapi gencarnya pemberitaan media terhadap partai tersebut. Hal itu dikatakan Hayono Isman dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam TV One, Jumat (3/2) malam.
“DPP Partai Demokrat tentunya mengikuti perkembangan yang dilakukan lembaga survei yang kredibel. Dan publik sudah tahu secara umum bahwa 2011 dalam waktu 6 sampai 7 bulan Partai Demokrat turun sebanyak 7 persen,” ujar mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga ini.
Anggota Komisi I DPR RI ini juga menambahkan, turunnya popularitas Partai Demokrat diakibatkan karena adanya kasus Wisma Atlet yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.
“Dengan demikian, menurut saya akan ada mekanisme di Partai Demokrat yang mesti dijalankan oleh DPP jangan sampai popularitas partai ini turun terus,”sebut Hayono.
Oleh karena itu, lanjut Hayono, Dewan Pembina Partai Demokrat sepenuhnya menyerahkan hal ini kepada DPP Partai Demokrat untuk mengantisipasi hal ini. “Saya pribadi mengatakan, turun ini tidak boleh sampai menyentuh 10 persen. Kalau menyentuh 10 persen walaupun belum ada ketetapan hukum atas kasus ini, maka DPP harus mengambil langkah penyelamatan,” demikian Hayono Isman.