Purwakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie melakukan dialog dengan masyarakat Desa Ciherang, Pasawahan, Purwakarta, Jawa Barat. Dalam dialog itu, Aburizal tak lupa menyarankan warga memiliki kartu tanda anggota (KTA) Golkar.
Pemegang KTA Golkar, kata Aburizal, akan diberikan asuransi baik kematian maupun kecelakaan yang berlaku selama lima tahun. "Saya harapkan bila ada yang belum mengurus KTA, sebaiknya segera membuatnya karena besar sekali manfaatnya. Khusus untuk daerah ini, pembuatan KTA saya jamin gratis tanpa dipungut biaya," kata Aburizal, Kamis (19/1).
Aburizal menyampaikan, Golkar berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan rakyat. Semua kader Golkar harus turun langsung ke bawah dan menyapa rakyat.
"Saat kami turun ke bawah, kami akan tahu persoalan apa saja yang sedang dihadapi rakyat. Misalnya, soal nasib petani yang kesulitan mendapatkan pupuk serta harga gabah yang rendah, begitu pula dengan nelayan yang kesulitan mendapatkan bibit dan sebagainya. Karena itu, Golkar harus membuktikan karya nyata membantu masyarakat kecil sesuai pencanangan tahun 2012 sebagai tahun berkaya bagi Golkar," ujarnya.
Hadir mendampingi Aburizal Bakrie, Ketua Pemenangan Pemilu Jawa1 DPP Partai Golkar Ade Komaruddin, Ketua DPP Golkar Fuad Masyhur, Bupati Purwakarta Deddy Mulyadi, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Irianto MS Syafiudin, Ketua DPD II Golkar Purwakara Syarif Hidayatullah dan pengurus serta kader Golkar se-Jawa Barat.
Menurut Aburizal Bakrie, petani sekarang kekurangan pupuk dan gabah yang murah, karena itu, para petani menjual hasil panennya kepada para tengkulak. Aburizal menyatakan, Bulog sendiri harus membeli gabah petani dengan harga yang tinggi.
"Jika petani menghadapi pemodalan, sebaiknya melakukan pendekatan dengan lembaga mikro, sehingga bebas dari cengkraman tengkulak agar kesejahteraan petani juga bisa lebih baik," kata dia.
Saat ini, lanjut Ical, Partai Golkar memiliki tiga menteri di kabinet, yakni Menko Kesra, Menteri Kelautan dan Perindustrian. "Kalau ada kader Golkar di bawah yang merasa kesulitan bisa menyampaikan aspirasinya kepada parlemen atau kader yang ada di kabinet. Tugas partai bukan sekadar mencari kemenangan, tapi juga mampu berbuat untuk rakyat, termasuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Inilah yang harus dilakukan Golkar dimanapun berada," ujar Aburizal. []
(vivanews.com)