Surabaya - Partai NasDem menargetkan 200 kursi di DPR. Kursi sebanyak itu dibutuhkan untuk bisa melakukan perubahan yang merupakan semboyan yang diusung partai ini.
"Kalau tidak banyak kursi, maka kami perlu banyak kompromi dengan parpol lain, sehingga perubahan yang kami usung tidak akan efektif," kata Ketua Dewan Pakar DPP Partai NasDem Harry Tanoesudibyo di Surabaya, Senin (23/1).
Dihadapan puluhan kader Partai NasDem se-Jatim, tokoh pers nasional itu menjelaskan peluang Partai Nasdem untuk menjadi besar itu ada, karena paling tidak saat ini ada tiga momentum yang dapat dimanfaatkan partai itu.
"Masyarakat sekarang betul-betul membutuhkan perubahan, bukan janji atau wacana. Kebutuhan masyarakat itu terkait dengan banyaknya masalah yang merundung bangsa ini," katanya.
Didampingi Sekjen DPP Partai NasDem Ahmad Rofiq dan Ketua Dewan Pembina DPW Partai NasDem Jatim H Hasan Aminuddin, ia mengatakan masalah yang merundung bangsa ini antara lain hukum yang bersifat transaksional.
"Masalah korupsi juga terjadi dari pusat hingga daerah, bahkan APBN juga dialokasikan 'kenemenen' (keterlaluan), kata arek Suroboyo," kata Harry Tanoe. []
(mediaindonesia.com)