SerambiPolitikMemuji Irwandi, LSM Kritik Catatan Akhir Tahun PRA
Memuji Irwandi, LSM Kritik Catatan Akhir Tahun PRA
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Senin, 02 Januari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh - Catatan akhir tahun Partai Rakyat Aceh (PRA) tahun 2011 mayoritas melihat sisi keberhasilan kinerja Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf semata. Cacatan tersebut pun menuai kritik dari LSM dan beberapa pihak lain bahkan menuding Irwandi Yusuf juga punya banyak catatan hitam.
Salah satu kritik yang dilontarkan oleh Asiah Uziah dari KontraS Aceh, bahwa cacatan PRA tidak objektif karena hanya melihat kebaikan Irwandi saja, padahal cukup banyak catatan buruk Irwandi seperti pembentukan qanun KKR yang seharusnya sudah dibentuk pada pemerintah Irwandi Yusuf.
"Kalau PRA sendiri tidak memberi masukan untuk pembentukan qanun KKR, berarti PRA sama saja dengan partai lain," ujar Asiah di Rodya Cafe, Minggu (1/1) malam.
Dalam catatan PRA dibidang hukum menyatakan Aceh memiliki banyak catatan hitam. Banyak kasus kriminal dan kekerasan lainnya yang terjadi di Aceh belum terungkap secara hukum. Catatan ini juga disinggung T. Ardiansyah dari Aceh Institute bahwa untuk keamanan di Aceh bukan tugas kepolisian semata-mata, akan tetapi dari pemerintah juga harus berupaya karena pemerintah yang merekomendasi semua.
Sementara Imran Mahfudi, pengacara, juga melontarkan hal yang senada dengan teman-teman LSM lain. Katanya sangat disayangkan PRA hanya mencatat kebaikan yang telah diperbuat Irwandi, padahal seandainya disebutkan sisi negatifnya, bisa saja menjadi introspeksi bagi PRA yang mendukung Irwandi jikapun ia terpilih lagi.
Sekretaris Jendral PRA, Thamren Ananda, sendiri mengakui kalau Irwandi tidak melakukan sepenuhnya seperti yang diharapkan masyarakat, Namun katanya Irwandi telah melakukan banyak upaya dan terobosan-terobosan.
"Saya terima kritikan dari kawan-kawan, ini saya catat untuk menjadi bahan pertimbangan kami ke depan," imbuh Thamren.