Jakarta — Penyelesaian kisruh Pilkada Aceh kian berlarut-larut. Akan hal itu, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan menyelesaikan konflik ini agar masyarakat tak dikorbankan.
Menurutnya, pemerintah harus proaktif dalam menangani maraknya peristiwa penembakan di Aceh. "Saya mohonkan bapak Presiden dan pak Menko Polhukan turun tangan dalam menangani kasus ini," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta.
Selain itu, ia juga mendesak agar pemerintah memberikan perlindungan hukum kepada warga Aceh. "Saya agak menyayangkan pemerintah terkesan gamang dan saya harapkan memberikan payung hukum dalam menangani persoalan ini," lanjut Priyo.
Sejak 31 Desember 2011 hingga hari ini telah terjadi lima kasus penembakan yang menewaskan lima orang warga sipil. Penembakan terakhir terjadi di rumah calon bupati independen Aceh Utara Misbahul Munir, Selasa (10/1/2012), pukul 03.30 WIB. Rumah Munir ditembaki dan dilempari bom molotov oleh sekelompok orang tak dikenal. []
(inilah.com)