SerambiPolitikMabes Polisi Kembangkan Kasus Penembakan Rumah Tim Sukses Irwandi
Mabes Polisi Kembangkan Kasus Penembakan Rumah Tim Sukses Irwandi
Selasa, 07 Februari 2012 00:00 WIB
Jakarta -Kepolisian Negara Republik Indonesia hingga saat ini masih melakukan pengembangan kasus penembakan rumah anggota tim sukses calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Asnawi Abdul Rahman.
"Kita tidak tahu motifnya karena masih dalam pengembangan," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Senin.
Asnawi tinggal di Dusun Tanjong Seuleumak Gampong (Desa) Beusa Merano, Kecamatan Perlak, Aceh Timur diberondong tembakan oleh orang belum dikenal pada Minggu (5/2), ujarnya.
"Penembakan tersebut dilakukan oleh orang tak dikenal, diperkirakan menggunakan senjata api AK-47, rumah itu diberondong sekitar 20 kali. Para pelaku mengendarai dua sepeda motor jenis MX, kemudian menggunakan penutup kepala," kata Saud.
Penembakan yang terjadi di rumah Asnawi yang bekerja wiraswasta menyebabkan rumah korban bolong-bolong, khususnya pintu depannya tembus ke belakang dan pelaku masih dalam pencarian, katanya.
"Kita sudah mengambil keterangan yang punya rumah, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong dan tidak ada korban," kata Kadiv Humas, menambahkan.
Pengamanan pilkada Pengamanan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Aceh untuk tambahan personel Polri dari luar daerah, Saud mengatakan tergantung dari permintaan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) setempat.
"Untuk kekuatan pengamanan di masing-masing wilayah tergantung permintaan Kapolda, kalau minta penguatan pengamanan akan kita kirim. Tapi sepanjang Kapolda bisa mengatur kekuatan yang ada di sana maka tidak perlu," katanya.
Pilkada di Aceh rencananya akan dilaksanakan pada 9 April 2012 mundur dari waktu semula tanggal 16 Februari 2012.
"Kita masih menunggu kepastian untuk mengirim petugas yang akan di BKO ke sana untuk membantu Polda NAD sebanyak 780 orang yang terdiri dari penyidikan, intelijen dan fungsi-fungsi pendukung seperti Brimob, Jihandak, Laboratorium Forensik (Labfor) dan identifikasi," kata Saud. [003]