Banda Aceh — Para kandidat kepala daerah yang sudah ditetapkan oleh KIP Aceh sebagai calon resmi, akan melakukan diskusi persoalan isu penundaan Pemilukada di Hotel Hermes Palace, Senin (16/1). Salah satu bagian yang akan menjadi hangat yakni soal kerugian finansial mereka jika Pemilukada ditunda.
"Kita akan diskusi bagaimana sikap kita nanti menyikapi isu penundaan Pemilukada. Karena Pemilukada aturannya sudah ada, MK sudah megakui, kerja KIP sudah legal," ungkap calon bupati pidie dari jalur Independen, Ghazali Abbas Adan kepada The Globe Journal sebelum diskusi dimulai.
Penundaan Pemilukada Aceh sambung Ghazali bukanlah persoalan yang kecil. pihaknya merasa dirugikan karena sudah bekerja jauh-jauh hari. "Kita rugi, rugi uang, rugi tenaga, dan fikiran," ungkap mantan anggota DPR RI asal asal Aceh itu.
Menurutnya, tahapan yang dijalankan oleh KIP itu sudah sesuai aturan, pihaknya juga sudah mengikutinya dengan rapi. Oleh karena itu mereka berharap Pemilukada Aceh tidak ditunda lagi, karena sudah dua kali diberi kesempatan kepada yang belum mendaftar kemarin.
" MK harus realistis, kami yakin MK tidak akan menunda, karena MK punya wibawa, karena sudah dua kali diberi peluang, masalah ada yang menggugat itu silakan saja, karena mereka juga punya hak warga negara," tukas Ghazali. [Yul]