THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Politik»Calon Bupati Aceh Besar Dari Keucik : Ingat 2014!


Calon Bupati Aceh Besar Dari Keucik : Ingat 2014!
Yuli Rahmad | The Globe Journal
Sabtu, 04 Februari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh — Kehadiran Khairul Huda dan pasangannya Mahya Zakuan sebagai kandidat Bupati Aceh Besar makin memperindah lajunya persaingan menuju Aceh Besar 1. Bagi mereka, perihal hasil menang dan kalah bukan soal. Namun momentum ini dijadikannya sebagai awal peningkatan nilai tawar keuchik (kepala desa) dalam dunia politik professional.

“Bukan untuk kemenangan semata. Agenda kita ini adalah momentum suksesi keuchik agar bisa kita titipkan di DPD, di DPRA, bahkan di eksekutif ke depan. Ingat 2014,” pungkas Khairul Huda yang sengaja bertandang ke Kantor The Globe Journal bersama timnya di Jeulingke Banda Aceh sebagai bagian dari program sosialisasinya ke berbagai stakeholder, Sabtu (4/1).

Keinginan Khairul bukan tak berasalan. Menurutnya, profesi keuchik selama ini dalam dunia pemerintah hanya dianggap pelengkap semata. Apresiasi keuchik dari berbagai stakeholder itu minim.
 
Di lain sisi, masyarakatpun mengalami masa yang ironis. Pekerjaan sebagai keuchik dianggap bukanlah sebuah fase karir politik yang potensial. “Jadi keuchik itu dianggap mati karir hingga menjabat sebagai mukim saja. Sekarang kami ingin mengubah fenomena itu. Dengan menjadi keucik, maka kita bisa menjadi bupati, dewan, bahkan gubernur. Siapa bilang mustahil,” tegas tokoh muda Aceh Besar ini yang Juni mendatang baru akan mengecapi usia 31 tahun.

Dalam kesempatan yang sama, pasangan politik Khairul yakni Mahya Zakuan menambahkan, meski maju dalam bursa Pemilukada Aceh Besar melalui nama besar Forum Keucik se-Aceh Besar, namun pihaknya berkomitmen takkan mempolitisasi forum tersebut. 

Lahirnya forum itu justru lantaran kekecewaan keuchik terhadap eksekutif yang tak mampu melibatkan gampong dalam setiap tahapan pembangunan. Untuk itu, mereka tetap akan membiarkan anggota forum tersebut dinamis dengan berbagai pilihan politiknya.

“Tujuannya tetap agar para Pak Keuchik yang berbeda pilihan politik mendapatkan peran yang besar dan istimewa di dalam sistem kandidat tertentu. Tapi keoptimisan kami sangat besar. Kami didukung oleh 300 keuchik dari 604 keuchik di Aceh. Dan mungkin dukungan akan bertambah lagi, Tapeumudah InsyaAllah,” kata Mahya sambil tersenyum.

Jadwal pemilihan kepala daerah sebagaimana yang ditentukan KIP Aceh pada 9 April mendatang sudah sangat dekat. Pihaknya mengaku memiliki tim yang solid untuk membuat gebrakan pemenangan. 

Dia dan timnya berkomitmen akan menaati berbagai peraturan yang telah ditetapkan oleh pelaksana Pemilukada. Sejalan dengan kunjungannya ke Kantor The Globe Journal, Khairul dan Mahya meminta media agar tetap berimbang dalam menyampaikan pemberitaan, sehingga pelaksanaan Pemilukada berjalan dengan damai dan masyarkatpun dapat memberikan pilihan politik yang tepat. []






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close