THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Politik»Aceh Aman, Pilkada Sesuai Jadwal 16 Februari 2012


Aceh Aman, Pilkada Sesuai Jadwal 16 Februari 2012
Kamis, 12 Januari 2012 00:00 WIB

Banda Aceh - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin menyatakan kondisi Aceh relatif aman. Menurutnya gelaranPemilukada yang dijadwalkan digelar 16 Februari dapat dilaksanakan.

"Keamanan memadai," kata Aziz kepada wartawan usai mengadakan pertemuan tertutup dengan jajaran Kepolisian di Mapolda Aceh di Banda Aceh, Rabu (11/1/2012).

Menurutnya Kapolda Aceh beserta jajaran sudah menyatakan kesiapan pengamanan  pelaksanaan pesta demokrasi di 17 Kabupaten/Kota di Aceh. Aziz mengatakan, kunjungan Komisi III ke Aceh untuk melihat langsung kondisi keamanan paska serangkaian aksi teror penembakan misterius.

Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan hasil pertemuan dengan Gubernur, Kapolda serta Pangdam di Aceh, karena masukan-masukan dari pertemuan tersebut akan dibahas lagi oleh komisinya.

Menurut Aziz Mendagri, Menko Polhukam, Kapolri, KPU serta Bawaslu akan mengadakan pertemuan di Jakarta besok untuk membahas Pilkada Aceh. Keputusan itu menjadi penentu apakah Pilkada dilanjutkan atau ditunda pelaksanaannya.   "Keputusan akan kita tunggu di Jakarta," ujar politikus Partai Golkar itu.

Aziz menambahkan yang terpenting saat ini di Aceh adalah menyatukan prinsip untuk menguatkan perdamaian, yang sangat dibutuhkan masyarakat di Serambi Mekkah.

Kapolda Aceh Irjen Iskandar Hasan mengatakan, pihaknya mengerahkan satu pertiga kekuatan dari 15 ribu personil Polda Aceh untuk mengamankan Pemilukada Aceh. "Itu juga akan dibantu oleh personel TNI organik sekitar seribu lima ratusan," ujarnya.

 

KPU: Pilkada Aceh Sesuai Jadwal

Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshary mengatakan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh tetap berjalan sesuai jadwal. "Sampai hari ini belum ada alasan kuat penundaan pilkada," ujarnya  Rabu, 12 Januari 2012. Pilkada rencananya akan dilaksanakan pada 16 Februari 2012.

Menurut Hafiz, penundaan hanya bisa dilakukan karena sejumlah alasan sesuai dengan undang-undang. Alasan tersebut adalah bencana alam, gangguan keamanan, dan gangguan lain, seperti kendala anggaran. "Belum terlihat indikasi seperti itu jelang Pilkada Aceh," ujarnya.

Soal situasi Aceh saat ini, ia masih menunggu laporan resmi aparat berwenang terkait gangguan keamanan. Bila ada benar ada gangguan, pihaknya akan menggelar rapat pleno untuk memutuskan nasib pilkada. "Jangan sampai kondisi gangguan ini dilaporkan oleh pihak atau individu tertentu," ujarnya.

Beberapa hari terakhir terjadi teror penembakan di Aceh. Mulai 4 Desember 2011 sampai 5 Januari 2012 setidaknya telah terjadi lima kasus penembakan.

Insiden ini terjadi di beberapa lokasi, di antaranya Aceh Utara, Banda Aceh, dan Bireuen. Penembakan ini telah menyebabkan 10 orang tewas dan 13 korban luka. Kejadian terbaru adalah penembakan dan pelemparan bom molotov ke rumah pribadi milik Misbahul Munir, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara dari Partai Aceh, Selasa dinihari, 10 Januari 2012.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto kemarin menduga sejumlah penembakan yang terjadi di Aceh terkait dengan akan berlangsungnya pemilihan Kepala Daerah Provinsi Aceh. Pilkada rencananya akan dilaksanakan pada 16 Februari 2012.

 

 

[001-Okezone-Tempo]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close