Bireuen - Sebanyak 213 pejabat eselon IV dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Bireuen, mengikuti pengajian peningkatan wawasan keislaman yang digelar di Aula Setdakab lama, Jum’at (27/1). Pengajian itu dilakuan untuk membentuk sosok pelayan masyarakat yang religius.
Bupati Bireuen, Drs. Nurdin Abdul Rahman Msi dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan pengajian sebagai salah satu media pendidikan Islam perlu dipertahankan dan dilestarikan. Tanggung jawab untuk mendidik generasi-generasi yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan harus dipikul bersama-sama dengan senantiasa memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Syariat Islam. Dengan demikian, tidak akan timbul pemahaman yang melenceng dari Alqur’an dan Hadist.
“Pengajian ini dimaksudkan untuk mengisi dada, pikiran dan mind set (pola Pikir-red) peserta agar terisi dengan ajaran Islam yang kaffah, sehingga setiap gerak dari peserta dilandasi dengan ajaran Islam”, ungkap Nurdin.
Sementara itu selaku Kadis Syariat Islam Dr Saifullah dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan wawasan keislaman bagi para Pejabat Eselon IV. Pemahaman tentang aqidah akhlak dan ajaran Islam mengenai ketentuan hukum-hukum Islam yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan Hadits sangat penting untuk dipelajari dan dipahami dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam setiap aktivitas baik sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah maupun sebagai masyarakat.
"Sebagai aparatur Pemerintah agar tidak menyia-nyiakan amanah yang dipercayakan serta memiliki moralitas yang tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh 213 pejabat eselon IV dalam Kabupaten Bireuen tidak termasuk eselon IV yang ada di kecamatan. Pengajian ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jum’at selama tiga bulan," papar Saifullah. []