THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Wagub : Kalau Aceh Dominan S-1, Konflik Terus Muncul


Wagub : Kalau Aceh Dominan S-1, Konflik Terus Muncul
Firman Hidayat | The Globe Journal
Kamis, 15 Desember 2011 00:00 WIB
Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar mengatakan kalau rakyat Aceh dominan berlatar belakang pendidikan sarjana maka konflik terus muncul. Karena orang-orang sarjana itu umumnya banyak bicara sedikit bekerja.

“Jadi kalau ingin cepat bekerja masuklah SMK atau Sekolah Kejuruan dengan memantapkan Skill dan SDM,” kata Nazar dalam sambutannya pada acara closing program STEP Swiss Contact, Kamis (15/12) siang tadi di Aula SMK 1-3 Banda Aceh.

Kita tidak ingin ada TKI atau TKW yang murah dibayar sementara di negaranya SDA cukup besar dan kaya, maka sangat perlu didorong dengan skill dan SDM. Orientasi pendidikan di Aceh kedepan harus perbanyak SMK dan pelatihan-pelatihan.

Nazar mengatakan tidak perlu jadi sarjana kalau ingin cepat kerja. Kalau ingin jadi pengamat, politikus silahkan kejar sarjana karena banyak bicara. Kalau dominan sarjana di Aceh bisa muncul konflik terus. 
Kalau ingin bekerja silahkan masuk SMK atau Sekolah Kejuruan. Begitu naik kelas dua maka sudah ada perusahaan-perusahaan industri yang sudah menunggu untuk penawaran pekerjaan.

Muhammad Nazar mengajak rakyat Aceh untuk berfikir dan bertindak ekonomi. Pemerintah Aceh terus berupaya untuk memantapkan Skill dan SDM. Kalau upaya ini jalan maka Aceh akan berkembang.

“Skiil itu sangat penting, maka setiap rakyat harus ada spirit siap kaya,” kata Nazar. Maksudnya motivasi untuk berfikir dan bertindak secara ekonomi itu yang harus ditanamkan. Jika itu bisa diubah maka setiap tahun angka kemiskinan di Aceh turun.

Terkait dengan kemiskinan, Nazar juga mengaku ada yang aneh. Jika Pemerintah Aceh mengumumkan bantuan untuk masyarakat miskin maka jumlah angka kemiskinan akan bertambah di Aceh karena bakal mendapat bantuan.

Tapi jika diukur dengan jumlah antrian naik haji di Aceh cukup besar dibandingkan dengan daerah lain. Kemudian setiap tahun jumlah mobil dan motor juga terus bertambah. “Prilaku ini yang harus diubah untuk berfikir dan bertindak ekonomi,” demikian Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar. [003]






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close