
Banda Aceh - Pada ulang tahun Unsyiah yang ke-50 tahun, lembaga penelitian Universitas Syiah Kuala akan menggelar konferensi tingkat Internasional yang akan membahas tentang berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Ketua Panitia Annual International Conference Musri, pada The Globe Journal mengatakan bahwa ini adalah konferensi internasional pertama yang diselenggarakan oleh Unsyiah.
“Di ulang tahun Unsyiah yang ke 50 tahun ini kita ingin memberi sesuatu yang lain dari tahun sebelumnya. Salah satu yang lain itu adalah bagaimana Unsyiah mempromosikan kepada orang lain tentang hasil kajian yang dibuat yang berhubungan dengan fungsi Unsyiah sendiri yaitu menyelenggarakan konferensi tingkat internasional dimana banyak terlibat nantinya sejumlah bidang ilmu yang dapat mempromosikan dan menyebutkan konstibusi Unsyiah,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya di Laboratorium Penelitian Terpadu Unsyiah, Selasa (13/9).
Konferensi yang akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 November itu akan membahas sembilan disiplin ilmu pengetahuan antara lain pertanian, teknik, kesehatan, kelautan dan perikanan matematika dan ilmu murni, ekonomi, pendidian, sejarah, serta hukum dan politik.
Musri mengatakan bahwa hingga hari ini, sudah ada 65 paper yang masuk dari berbagai universitas di seluruh dunia diataranya adalah Nigeria, Australia, Malaysia, Jerman, Iran, serta Thailand. Tidak hanya itu saja, universitas di Indonesia dan Aceh sendiri juga turut serta dalam konferensi internasional tersebut. Dia juga mengharapkan agar dari dosen-dosen di Aceh juga bisa menyerahkan abstrak paper dan bisa ikut serta dalam konferensi tersebut.
“Dari Unsyiah sendiri itu ada yang ikut serta dari pendidikan, teknik, FKIP, kedokteran, kelautan, kesehatan dan perikanan. Semua yang ikut ini adalah dosen yang sudah menyelesaikan pendidikan S3, tapi bagi yang S2 ikut bersama pembimbingnya,” ujar Musri.
Tidak hanya dari dosen, para peserta yang mengirimkan abstrak untuk konferensi ini juga berasal dari pemerintahan, peneliti, juga pelaku industri. “Ada yang dari pemerintahan dari Dinas Perikanan contoh Nigeria, praktisi, ada yang dari Australia dari konsorsium,” ungkapnya.
Musri mengharapkan nantinya dengan berlangsungnya konferensi bertema ‘Membangun Aceh melalui Ilmu Pengetahuan: Kejayaan dan Kemakmuran’ ini maka akan terjalin kerjasama antara Unsyiah dengan universitas-universitas yang ada di luar negeri.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas