Banda Aceh — Fakultas Kedokteran Unsyiah memperoleh izin menjadi pusat
pendidikan ke 11 dokter dengan dibukanya program pendidikan spesialis
penyakit dalam. Izin penyelenggaraan program studi ilmu penyakit
dalam (SpD) dengan dikeluarkan SK No.181 E/O/2011 tertanggal 11 Agustus
2011 dari Kemendiknas. “Ini merupakan proses panjang yang dilakukan
sejak 8 tahun silam sejak masa Gubernur Abdullah Puteh dan Rektor Prof
Abdi A.Wahab,” sebut Dekan kedokteran Unsyiah, Dr. Syahrul SpS kepada
The Globe Journal, Sabtu (20/8).
Dalam pernyataan tertulis yang dikirim oleh staf pengajar Fakultas Kedokteran Unsyiah dokter Andalas, disebutkan pada awal Unsyiah mempersiapkan 7 bidang ilmu untuk pendidikan spesialis di FK Unsyiah. RSU dr Zainal Abidin. Dalam beberapa tahun ke depan segera terealisasi 2 program studi lain yaitu ilmu kebidanan dan kandungan serta ilmu kesehatan anak. “Saat ini Ilmu kebidanan dan kandungan dalam tahap induksi pendidikan dengan Universitas Indonesia dan Ilmu kesehatan anak dengan Universitas Sumatera utara,” terangnya.
Disebutkan, harapan dengan dibukanya program ini membuka peluang dokter putra Aceh dididik menjadi ahli penyakit dalam lebih banyak karena selama ini masih sangat terbatas jumlah mereka yang mendapat pendidikan di pusat pendidikan nasional lainnya. “Pada fase awal ini para dokter yang dididik dapat mengisi kekosongan dari ahli penyakit dalam Aceh yang masih minim. Saat ini sedang mendidik 20 orang dokter dengan berbagai tingkat dengan masa pendidikan 8 semester,” katanya.
Sekedar diketahui, FK Unsyiah dalam usia 29 tahun mendapat izin mandiri program pasca/ spesialis I(SpI), yakni Ilmu bedah dan ilmu penyakit dalam. Sedang untuk prodi Sarjana selain prodi dokter umum, prodi keperawatan, prodi kedokteran gigi dan prodi psikologi.
Pemerintah sangat ketat dalam Izin Pembukaan program pendidikan dokter spesialis sebab selain dibutuhkan tenaga SDM yang memadai sebagai pendidik juga harus tersedianya sarana RS Pendidikan pendukung serta berbagai fasilitas alat penunjang, karena itu kita terus meminta dukungan Pemerintah daerah, seperti yang telah diberikan selama ini.