Banda Aceh — Rektor Ummuha, Drs. Muharrir Asya’ari Lc. M.Ag mengatakan penelitian merupakan unsur yang esensial bagi denyut nadi sebuah perguruan tinggi. Universitas Muhammadiyah Aceh memiliki komitmen yang tinggi dalam menggalakkan kegiatan penelitian.
Hal tersebut dikatakannya saat membuka pelatihan yang bertajuk “Manajemen Riset dan Strategi Memenangkan Kompetisi Penelitian Dikti untuk Dosen atau Penelitu Muda” di Grand Aceh Hotel (24/1), Simpang Surabaya Banda Aceh.
Ia menjelaskan Unmuha telah menyediakan sejumlah dana pembiayaan setiap tahun untuk kegiatan penelitian. Kegiatan pelatihan ini digagas oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat dan Penerbitan (LPPMP) Universitas Muhammadiyah Aceh.
Melalui The Globe Journal, Ketua LPPMP Unmuha, Dr. Ramli Gadeng mengatakan kegiatan ini bekerjasama dengan Pemerintah Aceh. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kapasitas dosen atau peneliti muda.
Para dosen dan peneliti muda ini tidak hanya mendapatkan pembekalan teoritis dan teknis tentang kegiatan penelitian, namun juga terinspirasi untuk melakukan penelitian dan tentu memenangkan kompetisi penelitian Dikti dan kompetisi prestisius lainnya”, lanjut Ramli Gadeng.
Lebih jauh Ramli Gadeng mengatakan bahwa kualitas kegiatan penelitian di perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya yang dimiliki oleh universitas yang bersangkutan. Universitas wajib membangun portofolio dosen peneliti yang terencana dan target oriented.
“Tidak mungkin sebuah universitas berharap langsung bisa memenangkan kompetisi penelitian Dikti yang prestius seperti kategori Strategi Nasional, misalnya, jika para penelitinya belum pernah memenangkan kategori penelitian muda, Ini merupakan salah satu hal yang belum banyak diketahui oleh pimpinan universitas,” ucapnya menutup pembicaraan.