Banda Aceh - Rumah Sakit Daerah Zainoel Abidin (RSDZA) mengelar seminar Alur Tata Kelola Klinik (clinical pathway) pasien di Banda Aceh pada Senin (19/12). Seminar selama dua hari ini diikuti oleh staf medis fungsional. Demikian kata Wakil Direktur Pelayanan Dr Andalas kepada The Globe Journal, Senin (19/12).
"Kegiatan ini untuk semakin mempertajam respon sehingga mutu pelayanan semakin cepat dan semakin baik," ungkap Andalas.
Seminar ini difasilitasi oleh Ketua Komite Medik RS Fatmawati Jakarta dr Dodi Firmanda,SpA.MA yang diikuti 30 dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu,
"Para medis ikut dalam penyusunan alur tata kelola klinis," ungkap Andalas
Alur tata kelola klinis tersebut menurut Andalas merupakan penjabaran dari standar pelayanan medis masing-masing disiplin ilmu,
"Misal ada pasien kecelakaan lalu lintas, apa standar yang harus dilakukan oleh petugas jaga tanpa menunggu perintah dari dokter bedah," sebutnya
Penyunan draf tersebut akan menjadi panduan bagi petugas jaga,
“Sehingga tak ada alasan pasien terlambat ditangani karena dokter belum hadir." sebutnya
Aturan tata kelola klinis ini juga sangat berperan dalam penilaian mutu pelayanan rumah sakit, tata kelola yang baik meningkatkan keselamatan pasien (pasien safety).
"Kita berharap dengan baik tata kelola klinis ini membuat respon pelayanan cepat dan tepat guna." sebut Andalas.
Sebagaimana diketahui, RSUZA menuju Badan Layanan Umum Daerah Penuh(BLUD) dari sebelumnya RS Kelas A Daerah dan RS Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Unsyiah.[003]